Modus Baru Narkotika Gunakan Vape Sasar Generasi Muda

  • 04 Apr 2026 10:57 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Perkembangan teknologi dan gaya hidup modern kini dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk menyamarkan peredaran narkotika melalui produk liquid vape dan sejenisnya yang beredar luas di masyarakat. Modus ini dinilai semakin berbahaya karena dikemas secara rapi dan disebarkan dengan narasi seolah-olah produk tersebut aman serta bukan termasuk narkotika.

Ketua Tim Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Kota Cirebon, Yusdian Abdi Perdana, mengungkapkan bahwa para pengedar sengaja membangun persepsi keliru agar pengguna tidak merasa khawatir saat mengonsumsi produk tersebut. Padahal, zat yang menimbulkan efek mabuk tetap memiliki dampak berbahaya bagi kesehatan dan berpotensi menimbulkan ketergantungan.

“Pengedar menyampaikan bahwa ini bukan narkoba dan tidak terdeteksi dalam tes urin, sehingga pengguna merasa aman,” ujarnya kepada RRI pada, Kamis, 2 April 2026. Ia menilai narasi tersebut menjadi strategi yang efektif untuk menarik minat, terutama di kalangan generasi muda.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa zat berbahaya seperti fentanyl dan ketamin kini mulai disusupkan ke dalam cartridge liquid vape tanpa sepengetahuan pengguna. Kondisi ini membuat konsumsi narkotika menjadi terselubung dan sulit dikenali secara kasat mata.

“Efek euforia yang ditawarkan menjadi daya tarik utama, padahal itu merupakan pintu awal menuju penyalahgunaan yang lebih berbahaya,” katanya. Ia menekankan bahwa efek tersebut hanya memberikan kesenangan sesaat dengan risiko jangka panjang yang serius.

Fenomena ini menunjukkan adanya pergeseran pola peredaran narkotika yang semakin adaptif terhadap tren di masyarakat. Oleh karena itu, pengawasan tidak hanya dilakukan secara konvensional, tetapi juga perlu menyesuaikan dengan perkembangan modus baru.

Yusdian mengatakan, BNN pun mendorong penguatan regulasi serta pengawasan terhadap distribusi produk vape, termasuk yang dijual secara daring. Upaya ini diharapkan dapat meminimalisir penyalahgunaan yang semakin sulit terdeteksi.

Selain itu, masyarakat diimbau untuk lebih selektif dan kritis terhadap produk yang digunakan, terutama yang tidak memiliki izin resmi atau asal-usul yang jelas. Kewaspadaan bersama dinilai menjadi kunci utama dalam memutus rantai peredaran narkotika dengan modus baru ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....