Antisipasi Kemarau Panjang, PLN UID Suluttenggo Pastikan Pasokan Listrik Aman

  • 31 Mar 2026 17:33 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - PLN Unit Induk Distribusi (UID) Suluttenggo mulai memperkuat kesiapan sistem kelistrikan guna menghadapi prediksi BMKG terkait kemarau panjang yang diperkirakan berlangsung hingga enam bulan ke depan. Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Suluttenggo, Novan Koropit, menegaskan bahwa meski tantangan cuaca ekstrem membayangi, ketahanan energi di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo saat ini masih dalam posisi aman dengan surplus daya mencapai 179,31 MW.

Langkah mitigasi ini menjadi prioritas mengingat fenomena kemarau sering kali berdampak pada debit air pembangkit. Novan menjelaskan bahwa unit pengatur sistem yang berbasis di Tomohon kini fokus melakukan pengaturan beban secara presisi untuk menjaga stabilitas pasokan. Perencanaan matang telah disusun untuk memastikan setiap pembangkit bekerja optimal sesuai dengan proyeksi kebutuhan masyarakat selama beberapa bulan ke depan.

Terkait komposisi energi, Novan menyebutkan bahwa ketergantungan pada sumber air (hidro) diatur sedemikian rupa agar tidak mengganggu performa sistem secara keseluruhan. "Di sistem Sulutgo ini, kami dominan oleh pembangkit batubara dan ada juga dari hidro atau sumber air. Secara sistem untuk ketersediaan energi kami, saya rasa cukup mampu," ujarnya.

Selain faktor cuaca, PLN juga tetap mewaspadai dinamika global dan kebijakan nasional dalam pendistribusian energi, terutama untuk pembangkit yang masih menggunakan bahan bakar fosil. Novan memastikan bahwa operasional mesin pembangkit di seluruh wilayah kerja, termasuk daerah kepulauan atau sistem isolate, tetap terjaga lewat koordinasi ketat dengan pemerintah pusat guna menjamin ketersediaan stok bahan bakar di pembangkit.

Di sisi lain, PLN mengimbau masyarakat untuk turut serta menjaga keandalan jaringan distribusi yang rentan mengalami gangguan non-teknis selama musim kemarau. Novan berharap warga memberikan dukungan penuh saat petugas lapangan melakukan pembersihan atau pemangkasan dahan pohon yang mulai mengering dan rawan mengganggu kabel listrik, demi mencegah terjadinya pemadaman yang tidak terencana.

Sebagai penutup, Novan mengajak pelanggan untuk lebih bijak dalam menggunakan energi listrik di tingkat rumah tangga melalui manajemen energi yang efisien.

"Tentu diarahkan kepada pelanggan untuk mengatur manajemen energi juga di rumah masing-masing dengan efisien, sehingga listrik yang disalurkan bisa lebih berdampak," katanya.

Dengan cadangan daya yang mencukupi, PLN optimis mampu melewati masa kemarau tahun ini tanpa kendala pasokan yang berarti.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....