Pernah Berjaya di Era 1990-an, KUD Kawangkoan Siap Optimalkan Aset untuk Bangkit
- 26 Mar 2026 14:12 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Minahasa – Koperasi Unit Desa (KUD) Kawangkoan pernah menjadi salah satu koperasi primer yang berjaya di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, khususnya pada era 1990-an. Pada masa keemasannya, koperasi ini memiliki sekitar 1.300 anggota yang tersebar di sejumlah wilayah, seperti Uner, Sendangan, Talikuran, Kanonang, hingga Kayuuwi.
Tak hanya menjalankan berbagai unit usaha, KUD Kawangkoan juga berhasil mengumpulkan aset bernilai strategis, termasuk lahan dan kantor permanen di kawasan Pasar Tradisional Kawangkoan. Di bawah kepemimpinan almarhum Hein Umbas, pada tahun 1983 koperasi ini bahkan mampu membeli lahan seluas sekitar 3,8 hektare.
Lahan tersebut kemudian ditukar dengan lokasi lapangan sepak bola Kawangkoan, yang kini dikenal sebagai kawasan Pasar Blantek. Sementara itu, lahan hasil tukar guling tersebut saat ini menjadi lokasi Stadion SH Sarundajang di Kelurahan Sendangan Selatan.
Namun, seiring waktu, aktivitas koperasi sempat terhenti hingga akhirnya dinyatakan vakum selama bertahun-tahun. Kini, dengan terbentuknya pengurus baru hasil RAT Luar Biasa, harapan untuk menghidupkan kembali koperasi mulai terbuka.
Sekretaris terpilih, Johnny Laloan, menegaskan komitmen pengurus untuk mengaktifkan kembali operasional koperasi.
“Kami siap menjalankan amanat RAT LB untuk menghidupkan kembali KUD Kawangkoan,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Wakil Ketua Jefferson Assa. Menurutnya, meskipun kondisi keuangan koperasi saat ini terbatas, aset yang dimiliki masih memiliki potensi besar.
“Walaupun tidak ada saldo kas, aset KUD ini harus diberdayakan agar bisa memberi manfaat bagi anggota dan masyarakat,” katanya.
Dengan potensi aset yang dimiliki serta dukungan anggota, KUD Kawangkoan diharapkan dapat kembali menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat di wilayah Kawangkoan dan sekitarnya.
(Jeff Assa)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....