DLH Cimahi Hentikan Pengangkutan Sampah Sementara, Atasi Lonjakan Pasca Ramadan

  • 24 Mar 2026 21:31 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Cimahi - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi menghentikan sementara layanan penjemputan sampah rumah tangga selama dua hari pasca-Idulfitri 1447 Hijriah. Kebijakan ini ditempuh sebagai langkah penanganan darurat untuk mengurai penumpukan sampah yang meningkat signifikan selama Ramadan.

Penghentian layanan diberlakukan pada 23 hingga 24 Maret 2026. Selama periode tersebut, petugas difokuskan pada pembersihan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) sebelum sampah diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti di Kabupaten Bandung Barat.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi, Chanifah Listyarini, menjelaskan bahwa layanan pengangkutan sampah dari rumah warga akan kembali beroperasi normal mulai Rabu, 25 Maret 2026.

“Untuk sistem pengangkutan akan disesuaikan dengan pola pemilahan antara sampah organik dan anorganik secara bergiliran,” ujar Chanifah, Selasa 24 Maret 2026.

Ia mengimbau masyarakat untuk mulai memilah sampah sejak dari rumah, guna menyesuaikan dengan jadwal pengangkutan yang telah ditetapkan.

Menurut Chanifah, lonjakan volume sampah terjadi hampir di seluruh TPS selama Ramadan. Produksi sampah harian yang biasanya berkisar 250 ton meningkat menjadi lebih dari 300 ton, atau naik sekitar 30 hingga 40 persen.

Kenaikan tersebut tidak hanya dipicu oleh meningkatnya konsumsi makanan, tetapi juga oleh bertambahnya penggunaan kemasan, khususnya dari makanan siap saji dan layanan bawa pulang.

“Kondisi ini menyebabkan volume sampah di tingkat lingkungan melonjak cukup signifikan,” katanya.

Lebih lanjut, Chanifah menyebut lonjakan produksi sampah tersebut tidak sebanding dengan kapasitas pembuangan ke TPA Sarimukti yang dibatasi oleh pemerintah provinsi. Pembatasan ritase pengangkutan membuat proses distribusi sampah tidak mampu mengimbangi peningkatan volume yang terjadi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....