Dishub Sulteng Matangkan Persiapan Hadapi Lonjakan Arus Mudik
- 11 Mar 2026 15:01 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) mulai mematangkan persiapan menghadapi lonjakan arus mudik lebaran 1447 H. Koordinasi lintas sektor perhubungan darat, laut, dan udara terus dilakukan untuk memastikan keamanan masyarakat.
Kepala Bidang Angkutan Keselamatan Jalan Dishub Sulteng, Asnansyah, menegaskan pihaknya telah membentuk posko terpadu di berbagai titik strategis. Posko tersebut tersebar mulai dari bandara, pelabuhan Pantoloan, hingga terminal angkutan darat di kabupaten/kota yang bekerja sama dengan kepolisian dan instansi terkait.
"Untuk posko ini berada di masing-masing sektor perhubungan, baik di bandara, KSOP, maupun terminal yang bekerja sama dengan kepolisian," ucapnya saat diwawancarai melalui sambungan telepon pada Rabu, 11 Maret 2026.
Asnansyah menyebut, Dishub Sulteng juga menjadwalkan pemeriksaan kelaikan kendaraan atau ramp check terhadap armada angkutan mudik. Sekitar 40 unit kendaraan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) telah dipersiapkan untuk menjalani pemeriksaan kelaikan jalan.
"Pelaksanaan ramp check terhadap mobil angkutan mudik ini akan kita laksanakan pada H-3 lebaran," ungkapnya.
Baca Juga: Pemprov Sulteng Siapkan Seribu Kuota Mudik Gratis Jalur Darat
Ia menambahkan, proses pemeriksaan tersebut nantinya akan dipusatkan di kantor Dinas Perhubungan Sulawesi Tengah guna memastikan seluruh armada dalam kondisi prima.
"Kami menyarankan kepada para pemilik perusahaan otobus agar lebih memperhatikan keselamatan dan keamanan angkutannya," ucapnya.
Berdasarkan pengamatan dan data Dinas Perhubungan, puncak arus mudik lebaran 1447 H diprediksi akan terjadi dalam waktu dekat. Lonjakan volume kendaraan di jalan raya diperkirakan mencapai puncaknya pada tanggal 17 hingga 18 Maret 2026.
"Untuk prediksi arus mudik, diperkirakan terjadi di tanggal 17 sampai dengan 18 Maret," ucap Asnansyah.
Berbeda dengan arus mudik, pihak Dishub Sulteng belum dapat memastikan prediksi puncak arus balik yang akan terjadi pasca-lebaran. Hal ini dikarenakan pergerakan masyarakat untuk kembali ke kota asal cenderung tidak dilakukan secara serentak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....