Pemerintah Daerah Parimo Perpanjang Status Siaga Darurat Karhutla
- 01 Mar 2026 08:08 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Parimo — Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di tiga lokasi berbeda di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Jumat 27 Februari 2026. Kejadian tersebut berlangsung sejak siang hingga sore hari.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Parigi Moutong, Rizal menyebut, peristiwa pertama terjadi sekitar pukul 11.30 WITA di Dusun IV, Desa Toboli, Kecamatan Parigi Utara, yang menghanguskan hutan mangrove seluas sekitar 250 meter persegi. Api berhasil dipadamkan oleh Damkar Parigi Moutong bersama Polri, aparat desa, dan masyarakat.
Adapun kebakaran kedua terjadi sekitar pukul 15.00 WITA di Desa Bambalemo, Kecamatan Parigi, dengan luas area terbakar sekitar 0,5 hektare. Api membakar pohon kelapa, bambu, dan tanaman merica, namun berhasil dipadamkan oleh Damkar, Polsek Parigi, TRC BPBD, dan warga.
"Kami segera menindaklanjuti setiap laporan yang diterima. Dengan demikian, titik-titik api dapat segera kami padamkan," ucapnya.
Baca Juga: Karhutla Melanda Desa Labuan Donggulu Warga Diminta Waspada
Sementara itu, karhutla juga terjadi di Dusun 2, Desa Baliara, Kecamatan Parigi Barat, sekitar pukul 16.30 WITA. Kebakaran seluas kurang lebih dua hektare ini diduga berasal dari sisa pembakaran lahan warga yang kembali menyala akibat angin kencang.
Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan dan memastikan api benar-benar padam guna mencegah kebakaran susulan.
"Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sengaja dan membuang puntung rokok sembarangan, kondisi angin kencang saat ini membuat kebakaran cepat meluas" ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong secara resmi telah memperpanjang status siaga darurat karhutla dan kekeringan hingga 7 Maret 2026 mendatang. Keputusan ini diambil berdasarkan analisis kondisi cuaca serta fluktuasi iklim terkini.
Langkah perpanjangan status ini diharapkan dapat mengoptimalkan koordinasi antarinstansi dalam melakukan mitigasi dan respons cepat terhadap bencana lahan. Masyarakat diminta tetap waspada dan segera melapor jika menemukan titik api di lingkungan sekitar mereka.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....