TPID Way Kanan Waspadai Kenaikan Harga Pangan Ramadan

  • 18 Feb 2026 15:52 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Way Kanan – Pemerintah Kabupaten Way Kanan mewaspadai potensi kenaikan harga bahan pokok selama Ramadhan dan Idul Fitri. Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terus memantau komoditas strategis di pasar, Rabu, 18 Febuari 2026.

Asisten II Bidang Perekonomian Way Kanan, Arie Anthony Thamrin, mengatakan beberapa komoditas rawan mengalami kenaikan harga. Kondisi ini terjadi karena meningkatnya permintaan masyarakat selama Ramadhan.

“Komoditas yang paling rentan naik harga adalah beras, minyak goreng, gula pasir, telur, dan daging ayam,” kata Arie Anthony Thamrin.

Selain itu, daging sapi juga berpotensi mengalami kenaikan harga selama Ramadhan dan Idul Fitri. Permintaan yang meningkat menjadi salah satu faktor utama penyebab kenaikan tersebut.

Komoditas hortikultura seperti cabai dan bawang juga rawan mengalami fluktuasi harga. Faktor cuaca sangat mempengaruhi produksi dan ketersediaan komoditas hortikultura tersebut.

“Kenaikan harga juga dipengaruhi faktor cuaca dan kelancaran distribusi bahan pangan,” katanya, menambahkan.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, TPID Kabupaten Way Kanan melakukan pemantauan secara intensif. Langkah ini bertujuan menjaga stabilitas harga dan memastikan pasokan tetap tersedia.

Pemerintah daerah juga berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mengendalikan inflasi daerah. Koordinasi dilakukan bersama distributor, pelaku usaha, dan instansi terkait.

“Kami melakukan pemantauan dan langkah antisipasi untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan,” ucapnya.

Pemerintah berharap langkah ini dapat menjaga keterjangkauan harga bahan pokok bagi masyarakat. Stabilitas pangan menjadi prioritas selama Ramadhan dan Idul Fitri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....