PERHEPI Komisariat Palu Kolaborasi untuk Kemajuan Pertanian Sulteng
- 14 Feb 2026 16:04 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia (PERHEPI) Komisariat Palu periode 2025-2028 resmi terbentuk. Organisasi profesi ini merupakan tempat atau wahana berhimpunnya para ekonom pertanian, sekaligus menjadi forum diskusi, baik dalam pengembangan ilmu maupun isu penting dan mendasar dalam pembangunan ekonomi pertanian di Sulawesi Tengah.
Ketua Umum PERHEPI pusat Prof Dr. Nunung Nuryantono pada pelantikan pengurus PERHEPI Komisariat Palu di Aula FKIP Universitas Tadulako, Jumat 13 Februari 2026, mengatakan, para pengurus PERHEPI Komisariat Palu yang berasal dari tiga perguruan tinggi di Sulawesi Tengah diharapkan dapat berkolabrasi merumuskan serta mengawal program pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.
“Kami mendorong PERHEPI Komisariat Palu yang didukung tiga pilar perguruan tinggi, Universitas Tadulako, Universitas Alkhairaat dan Universitas Muhammadiyah harus bisa menjadi contoh, mari kita tunjukan bahwa solusi itu dihasilkan dari PERHEPI,” kata Prof. Nunung.
Ketua Umum PERHEPI pusat juga berharap, PERHEPI Komisariat Palu dapat berkontribusi dalam mendukung program pemerintah untuk mewujudkan kesejahteraan petani di wilayah Sulawesi Tengah.
Gubernur Sulawesi Tengah diwakili Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Provinsi Sulawesi Tengah Ir. Muhammad Neng pada pelantikan pengurus Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia (PERHEPI) Komisariat Palu tersebut menyampaikan, sebagaian besar kehidupan masyarakat di wilayah ini masih bergantung di sektor pertanian, karena itu PERHEPI Komisariat Palu diharapkan dapat menjadi jembatan antara dunia akademik dan kebijakan publik melalui hasil riset untuk mendukung kemajuan sektor pertanian di wilayah Sulawesi Tengah.
“PERHEPI Komisariat Palu dapat menjadi jembatan antara dunia akademik dan kebijakan publik melalui hasil riset dan implementasi di lapangan,” tegas Gubernur dalam sambutan tertulis dibacakan Kadisbunak.
Pembangunan pertanian saat ini diperhadapkan pada tantangan perubahan iklim, keterbatasan lahan, fluktuasi harga komoditas hingga pada rendahnya minta generasi muda di sektor pertanian.
Karena itu diperlukan dukungan transformasi kebijakan pertanian modern serta penguatan kelembagaan petani agar mampu beradaptasi dan bersaing di tengah persaingan global.
Pelantikan Komisariat Palu periode 2025-2028 dihadiri langsung rektor Universitas Tadulako, Universitas Alkhairaat dan Universitas Muhammadiyah. Kegiatan ini juga diisi dengan dialog kebijakan bersama sejumlah narasumber yakni Ketua PERHEPI Pusat, Kepala Dinas TPH Sulawesi Tengah dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....