Akademisi Unsulbar Peringatkan Masyarakat Sulbar Lebih Waspada Bencana

  • 08 Feb 2026 00:45 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Sulawesi Barat diingatkan akademisi untuk lebih waspada terhadap potensi gempa, banjir, dan musim yang semakin sulit diprediksi.

Peringatan ini disampaikan Dosen Fakultas Pertanian dan Kehutanan Unsulbar, Dr Arman Amran, dalam Dialog Interaktif Green Radio RRI Mamuju, Sabtu, 7 Februari 2026.

Menurutnya, Sulbar merupakan daerah yang secara geologis berpotensi mengalami bencana, sementara perubahan iklim mulai mengacaukan pola musim hujan dan kemarau.

“Di Sulbar potensi gempa dan banjir nyata, kami sudah mengalaminya, karena itu saya minta Mamasa khususnya hulu pegunungan terus menjaga konservasi secara berkelanjutan,” ujarnya.

Arman mencontohkan, dulu jadwal musim hujan dan kemarau relatif dapat diprediksi, kini petani sulit menebak, bahkan saat musim hujan masih terjadi kekeringan. Kondisi tersebut dinilai berdampak langsung pada siklus pertanian, mulai dari masa tanam padi, ketersediaan air, hingga pendapatan petani di Sulbar.

“Sekarang susah, biasanya bulan-bulan tertentu hujan, tapi tehbatunya kering, itu salah satu dampaknya perubahan iklim,” kata Arman.

Ia mendorong pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan masyarakat memperkuat konservasi di hulu, mengurangi kerusakan lahan, dan merumuskan kebijakan lingkungan yang berpihak pada keselamatan warga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....