Sekda KLU Nilai DRC Dorong Akselerasi Pembangunan Berbasis Kajian

  • 05 Feb 2026 12:37 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Utara – Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) menyambut positif kehadiran Dayan Gunung Research Center (DRC) sebagai lembaga riset swasta pertama yang lahir dan beraktivitas di wilayah Lombok Utara. Keberadaan DRC dinilai strategis dalam mendorong pembangunan daerah yang berbasis kajian akademik dan riset ilmiah.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Utara, Sahabuddin, saat menerima kunjungan silaturahmi pengurus DRC di ruang kerjanya, Rabu 4 Februari 2026. Kunjungan ini sekaligus menjadi ajang perkenalan lembaga serta pemaparan program kerja DRC ke depan.

Wakil Direktur DRC, Zulhadi, menjelaskan bahwa DRC merupakan wadah akademis yang dihuni oleh pemuda-pemuda Lombok Utara yang bergerak di bidang akademisi dan praktisi. DRC hadir dengan visi memperkuat peran riset dalam pembangunan daerah melalui kajian-kajian yang kontekstual dan berbasis kebutuhan lokal.

“DRC ini lahir sebagai ruang akademik bagi putra-putri Dayan Gunung yang memiliki perhatian terhadap pengembangan daerah. Dalam waktu dekat kami akan membuka Kelas Riset untuk meningkatkan kapasitas pemuda, khususnya mahasiswa, dalam bidang penelitian,” ujar Zulhadi.

Akademisi Universitas 45 Mataram tersebut menambahkan, hingga saat ini Lombok Utara belum memiliki lembaga riset swasta yang secara khusus berfokus pada kajian daerah. Kondisi tersebut menjadi latar belakang lahirnya DRC sebagai lembaga yang diharapkan mampu menjembatani kebutuhan pemerintah daerah akan data, analisis, dan rekomendasi kebijakan berbasis riset.

“Daerah memiliki banyak potensi yang perlu dikaji secara ilmiah agar pembangunan berjalan tepat sasaran. Kami meyakini, yang paling memahami Lombok Utara adalah putra-putri daerah itu sendiri,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Sekda KLU Sahabuddin mengapresiasi inisiatif dan komitmen para pengurus DRC dalam membangun lembaga riset di daerah. Ia menegaskan bahwa kajian akademik memiliki peran penting dalam mendukung akselerasi pembangunan dan perumusan kebijakan publik.

“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada teman-teman DRC. Ini menunjukkan bahwa Lombok Utara memiliki sumber daya manusia unggul di bidang penelitian,” ungkap Sahabuddin.

Menurutnya, banyak akademisi asal Lombok Utara yang selama ini berkiprah di luar daerah. Kehadiran DRC dinilai sebagai bentuk pengabdian dan panggilan moral untuk membangun tanah kelahiran melalui jalur keilmuan dan riset.

“Saya sangat menghargai langkah mendirikan lembaga riset ini. DRC bisa menjadi wadah yang tepat bagi pemuda Lombok Utara sekaligus mitra strategis pemerintah daerah,” katanya.

Sahabuddin berharap, keberadaan DRC mampu mengubah iklim kepemudaan di Lombok Utara menjadi lebih kreatif, kritis, dan inovatif, serta mendorong lahirnya kebijakan pembangunan yang berbasis data dan kajian ilmiah. Diketahui, peneliti yang tergabung dalam DRC merupakan akademisi muda yang telah berpengalaman mengajar dan melakukan riset di sejumlah perguruan tinggi ternama di Nusa Tenggara Barat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....