Kunjungi Pulau Numfor, Bupati Markus: Ada Sejumlah Catatan
- 31 Jan 2026 04:56 WIB
- Biak
RRI.CO.ID, Biak - Kunjungan selama dua hari di Pulau Numfor, Bupati Biak Numfor Markus O Mansnembra membawa pulang sejumlah catatan penting tentang pelayanan publik di wilayah itu. Roadshow di hari pertama Rabu 28 Januari 2026 pukul 17.00 WIT dimulai dengan mengunjungi lokasi kebakaran gedung GKI Silo Serbin Distrik Biak dan memastikan adanya rencana renovasi gereja di tahun ini.
"Kerusakan bangunan mencapai 70 persen dan dominan di bagian atap,maka pemda rencanakan melakukan renovasi gedung gereja mulai tahun ini sehingga warga jemaat dapat kembali beraktifitas seperti biasa,"ujar Bupati
Usai melihat gereja dan dijamu masyarakat dengan barapen, Bupati Markus O Mansnembra melanjutkan perjalanan mengenakan bus meninjau lapangan disekitar pantai Asaibori Kampung Yenmanu Distrik Numfor Timur. Meski tanpa penerangan, namun dengan sorotan lampu bus dan kendaraan roda empat lainnya,Bupati bercakap-cakap dengan aparat kampung dsn warga setempat didampingi Kepala Distrik Numfor Barat dan Numfor Timur. Lokasi tersebut direncanakan sebagai tempat pelaksanaan Upacara HUT RI tahun 2026.
"Rencana pelaksanaan upacara HUT RI di tanggal 17 Agustus dipusatkan di Pulau Numfor dan hari ini saya mengecek lokasinya dan cukup.luas serta representatif untuk digunakan,untuk itu mohon dukungan masyarakat akan rencana tersebut,"ujar Bupati Markus
Usai meninjau lapangan,bupati yang didampingi staf ahli I Fransisco Olla,staf ahli II Eklianus Rumpaidus, Kalakar BPBD Biak Numfor Lot Yensenem,Kabag Kesra selanjutnya beristirahat
Hari kedua kunjungan bupati di hari Kamis 29 Januari 2026 mulai bergerak di pukul 06.30 WIT dengan perjalanan pertama melihat kantor Distrik Biak Timur,dilanjut dengan melihat langsung SD YPK Bait El- Yenburwo Distrik Numfor Timur

Kondisi ruang kelas dengan plafon yang sebagian ambruk dan ada fasilitas yang telah dibangun namun belum dapat digunakan karena ada beberapa persoalan .
"Kondisi sekolah,ada kelas yang plafonnya pada ambruk ini cukup memprihatinkan bahkan ada fasilitas yang dibangun tetapi tidak digunakan, tentu ini menjadi evaluasi tersendiri bagi kami,"ujar Bupati Markus
Selain memantau sekolah,bupati juga meninjau fasilitas kesehatan Puskesmas Poiru Distrik Poiru.
"Pelayanan kesehatan 24 jam sudah dilakukan Puskesmas Poiru namun ada satu yang kami temui hari ini yaitu tidak tersedianya oksigen,sedangkan untuk tabung oksigen sedang dikirim ke kota untuk diisi,ini sangat disayangkan karena ini beresiko jika ada pasien yang datang dalam kondisi darurat,"ujar Bupati
"Kami akan mengevaluasi hal ini setelah tiba di Biak,tentunya Kepala Dinas Kesehatan harus memantau secara ketat sehingga tidak ada lagi kondisi seperti ini,"ucapnya
Peninjauan berikutnya dengan jarak yang tidak jauh dari pukesmas yaitu kantor Distrik Poiru. Waktu pukul 08.30 WIT namun pintu kantor masih tertutup dan tidak nampak satupun pegawai distrik.

"Sangat disayangkan karena tidak ada aktifitas perkantoran di tempat ini,bahkan ruangan-ruangan yang ada terkesan tidak pernah digunakan,maka kami segera bentuk tim dan akan melakukan audit secara internal untuk operasional Distrik Poiru,"ujar Bupati Markus menegaskan.
Selanjutnya bupati meninjau pembangunan gereja Ebenhaezer Andei yang sejak 2017 pembangunan swadaya dilakukan warga jemaat dengan total anggaran dibutuhkan mencapai Rp 4 miliar. Usai meninjau pembangunan gereja,bupati menjumpai sejumlah siswa SD yang tengah berjalan menuju sekolah dan menanyakan program MBG

"Anak-anak sudah dapat MBG di sekolah?" dan dengan kompak dijawab "sudah".
Bupati juga memberikan semangat untuk para siswa agar rajin bersekolah dan meraih cita-cita.
Perjalanan berakhir di kampung Manggari Distrik Poiru. Bupati tatap muka dengan sejumlah warga dan hadir pula Kepala SMK Negeri 3 Kemaritiman,Hamjah beserta dua orang guru dengan membawa hasil produksi ikan asin yang diolah para siswa. Produk Ikan asin telah dijual di Supermarket Hadibdan melalui aplikasi Maxim.
"Saya mengapresiasi Kepala Sekoldh dan dewan guru serta diswa ysng terus berinovasi,berkreasi,berusaha dengsn potensi yang dimiliki,untuk itu says tantang sekolah lainnya yang ada di daratan untuk mampu mengembangkan usaha seperti sekolah yang ada di Pulau Numfor ini," ujar Bupati.
Kunjungan selama dua hari di Pulau Numfor berakhir,bupati dan rombongan bertolak kembali ke Biak
"Kunjungan kami ini bertujuan untuk memastikan bagaimana pelayanan publik, seperti kesehatan, pendidikan, infrastruktur dan lainnya yang ada di kampung dan distrik berjalan dengan baik dan dirasakan langsung oleh masyarakat ,dari dua hari kunjungan ini banyak catatan yang menjadi evaluasi kami setelah tiba di Biak," ujar Bupati mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....