BPMP Sulteng Lakukan Evaluasi Tes Kemampuan Akademik

  • 20 Jan 2026 17:10 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Evaluasi capaian Hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat SMA di Sulawesi Tengah perlu dilakukan secara menyeluruh, untuk dapat memetakan akar masalah dan mengambil langkah perbaikan untuk peningkatan kualitas mutu pendidikan ke depan. Hasil menunjukkan Sulawesi Tengah menempati peringkat 31 nasional.

Widyaprada BPMP Sulawesi Tengah Abdul Gani menekankan pentingnya evaluasi terhadap substansi pengolahan konten pembelajaran. Salah satunya adalah memastikan pembelajaran di sekolah telah mendorong siswa untuk berpikir analitis.

"Kita harus melihat bagaimana proses pembelajaran sesuai dengan standar yang ditetapkan, misal bagaimana proses tersebut berpusat pada peserta didik, dan materi sudah mengasah kemampuan penalaran siswa, itu yang perlu dilihat secara komprehensif," ujar Gani.

Selain pengolahan konten pembelajaran, Gani menyebut beberapa faktor lain yang perlu dipertimbangkan dalam mengevaluasi hasil TKA adalah kecukupan tenaga pendidik dan sarana prasarana. Faktor-faktor tersebut dinilai turut berpengaruh dalam optimalisasi proses belajar mengajar di kelas.

"Sehingga apabila standar isi, porsi dan sistem penilaian terimplementasi dengan baik, maka hasil TKA juga akan mengikuti," tuturnya.

Kepala BPMP Sulawesi Tengah, Dr. Muhammad Anis menyebut, setelah dilakukan evaluasi secara menyeluruh, BPMP Provinsi Sulawesi Tengah akan mengadakan rapat konsultasi konsolidasi daerah, bersama pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait. Rapat tersebut akan menjadi forum untuk memaparkan langkah-langkah strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan di Sulawesi Tengah.

"Hasil analisis ini nantinya akan disampaikan ke pemerintah daerah di rapat konsultasi konsolidasi daerah yang rencananya digelar pada Februari nanti," ucap Anis.

Ia juga mendorong agar hasil TKA tahun 2025 dijadikan sebagai data awal bagi pemerintah daerah dan satuan pendidikan. Data tersebut diharapkan dapat menjadi dasar dalam menyusun target peningkatan yang lebih terukur pada pelaksanaan tahun 2026, baik dari sisi pembelajaran maupun penguatan kapasitas pendidik.

"Kami berharap hasil TKA ini dapat dijadikan dasar untuk pencapaian di tahun berikutnya, hal yang sudah baik dipertahanan dan dikembangkan, dan aspek yang lemah dapat menjadi skala prioritas untuk perbaikan," kata Anis.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....