Strategi Baru Jaga Kualitas Produksi Rumput Laut Dompu

  • 20 Jan 2026 10:32 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Dompu – Pemerintah Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, terus berupaya mempertahankan kualitas produksi rumput laut yang menjadi salah satu komoditas unggulan daerah. Wilayah Teluk Saleh yang berada di lereng Gunung Tambora, dikenal memiliki potensi besar untuk pengembangan rumput laut dengan kualitas tinggi.

Kedekatan Teluk Saleh dengan gunung api aktif Gunung Tambora,dari berbagai penelitian akademis, diyakini memberi pengaruh positif terhadap kesuburan perairan.

Kondisi ini menjadikan rumput laut hasil produksi Teluk Saleh memiliki karakter dan kualitas yang dikenal baik di pasaran.

Untuk menjaga sekaligus meningkatkan kualitas dan variasi produksi, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Dompu kini menerapkan metode baru dalam pengembangan rumput laut.

Kepala DKP Kabupaten Dompu, Amiruddin, dihubungi Selasa 20 Januari 2026, mengatakan salah satu strategi yang diterapkan adalah pola rolling silang pengembalian dan pertukaran bibit antar daerah.

“Pola rolling silang pertukaran bibit ini kami terapkan untuk menjaga kualitas rumput laut tetap produktif dan tidak mengalami penurunan mutu,” katanya.

Meski demikian, DKP Dompu tetap mempertahankan pola lama dengan memanfaatkan bibit hasil produksi lokal.

Kombinasi kedua metode tersebut dinilai efektif dalam menjaga kualitas sekaligus meningkatkan produktivitas rumput laut di Kabupaten Dompu.

Amiruddin menjelaskan, penerapan strategi tersebut terbukti memberikan hasil positif. Sepanjang tahun 2025, produksi rumput laut Kabupaten Dompu tercatat mencapai 4.328 ton. Meski secara kuantitas belum memenuhi target sebesar 4.500 ton, kualitas hasil produksi dinilai sangat baik.

Tidak tercapainya target produksi, menurut Amiruddin, salah satunya dipengaruhi faktor cuaca. Banjir yang membawa campuran air gunung ke area budidaya menyebabkan perubahan kualitas perairan dan berdampak pada pertumbuhan rumput laut.

“Menghadapi kondisi tersebut, kami mendorong petani rumput laut untuk tidak bergantung pada satu titik lokasi," katabya.

Sistem pindah lokasi budidaya, kata Amiruddin, menjadi salah satu solusi agar produksi tetap terjaga.

Pemkab Dompu berharap, melalui penguatan metode budidaya dan adaptasi terhadap kondisi alam, kualitas dan daya saing rumput laut Dompu tetap terjaga serta mampu memberikan nilai ekonomi yang berkelanjutan bagi para petani pesisir.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....