Pemprov NTB–Unram Perkuat Program Desa Berdaya lewat Profesor Berdampak
- 19 Jan 2026 15:38 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat memperkuat kolaborasi dengan Universitas Mataram untuk mendukung Program Desa Berdaya melalui inisiatif Profesor Berdampak. Program ini mendorong para guru besar Unram terlibat langsung dan berkelanjutan dalam pemberdayaan desa.
Dukungan tersebut disampaikan Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal saat menerima audiensi Rektor Terpilih Universitas Mataram Prof. Sukardi di Ruang Kerja Gubernur, Senin, 19 Januari 2026. Iqbal menilai langkah Unram sebagai terobosan penting. Menurut dia, pembangunan desa akan lebih efektif bila dirancang bersama kalangan akademisi dan dijalankan secara terukur.
“Kami memiliki Program Desa Berdaya dan ini sangat memungkinkan untuk disinkronkan. Target akhirnya desa-desa tersebut keluar dari kemiskinan ekstrem,” kata Iqbal.
Program Profesor Berdampak menugaskan para profesor membina desa atau wilayah tertentu secara berkelanjutan. Skema ini dinilai sejalan dengan agenda Pemerintah Provinsi NTB yang berfokus pada penguatan potensi lokal dan pengentasan kemiskinan ekstrem dari tingkat desa.
Gubernur juga mendorong keterlibatan mahasiswa melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Ia menilai mahasiswa dapat memperoleh pengalaman yang lebih komprehensif karena terlibat dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan desa berbasis keilmuan.
“Mahasiswa KKN akan lebih objektif dan memahami logika pembangunan desa karena bekerja dalam tim dengan perencanaan yang jelas dan berbasis akademik,” ujarnya.
Sebagai bentuk apresiasi, Pemerintah Provinsi NTB berencana menerbitkan sertifikat khusus bagi mahasiswa yang terlibat dalam kolaborasi Program Desa Berdaya dan Profesor Berdampak. Sertifikat tersebut diharapkan menjadi nilai tambah sekaligus portofolio saat mahasiswa memasuki dunia kerja.
Sementara itu, Rektor Terpilih Universitas Mataram Prof. Sukardi mengatakan Program Profesor Berdampak merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. “Sinergi ini diharapkan memberi dampak nyata bagi pembangunan NTB, dimulai dari desa-desa yang berdaya,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....