TPAS Basirih Terus Dibebenahi Pasca Penyegelan
- 18 Jan 2026 22:33 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Pemerintah Kota Banjarmasin terus mempercepat pembenahan Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Basirih agar dapat kembali beroperasi. Berbagai langkah terus dilakukan pemko untuk memenuhi poin rekomendasi dari Kementerian Lingkunga Hidup.
Hal ini disampaikan Kepala UPTD TPAS Basirih, Agus Siswandi, saat berdialog melalui sambungan telepon di RRI Banjarmasin, Kamis, 14 Januari 2026. Ia mengatakan pada tahun 2026 pihaknya berencana membangun Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) yang akan difungsikan untuk melakukan mining atau penambangan ulang sampah lama.
“Di 2026 ini kita mau membangun TPST di zona 1 dan 2 untuk menambang ulang sampah yang ada,” ujarnya. “Nantinya kita siapkan mesin pengepres sekaligus penghancur plastik supaya bisa menjadi biji plastik.”
Agus menjelaskan, hingga saat ini sejumlah zona di TPAS Basirih telah ditutup sebagai bagian dari proses pembenahan. Zona-zona tersebut nantinya akan menjadi lokasi penambangan ulang sampah melalui TPST.
“Zona 1, 2, 3, lalu 4, 5, 6 sudah kami tutup, dan zona 14 kami tutup dengan tanah merah,” katanya. “Nanti TPST yang dibangun akan menambang lagi sampah yang ada di zona-zona tersebut.”
Selain itu, Agus menyebut zona yang telah ditutup juga berpotensi dimanfaatkan untuk penambangan gas metana. Gas tersebut dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar maupun sumber energi listrik.
“Zona-zona yang ditutup ini bisa dimanfaatkan untuk mining,” ucapnya. “Bahkan bisa juga diambil gas metananya untuk memasak atau pembangkit listrik.”
Pihaknya juga berharap TPAS Basirih dapat kembali dibuka setelah seluruh rekomendasi kementerian terpenuhi. Menurutnya, jika kembali beroperasi, pengolahan sampah hanya akan menggunakan sistem sanitary landfill.
“Harapan saya di 2026 ini bisa dibuka kembali, tapi hanya untuk residu dan tetap pakai sistem sanitary landfill,” katanya. “Mudah-mudahan masyarakat Kota Banjarmasin tidak lagi bingung soal pembuangan sampah.”
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....