Dinkes Sumenep Pastikan Takjil Aman di Konsumsi Masyarakat

  • 14 Mar 2026 14:21 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Sumenep memastikan makanan dan minuman takjil yang dijual di berbagai bazar Ramadan di wilayah Sumenep aman untuk dikonsumsi masyarakat.

Kepala Dinkes P2KB Sumenep, Ellya Fardasah melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Desy Febryan, menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan terhadap sejumlah sampel takjil menunjukkan tidak ditemukan kandungan bahan berbahaya maupun bakteri yang dapat membahayakan kesehatan.

“Dari beberapa sampel makanan dan minuman yang kami uji di laboratorium, hasilnya semuanya negatif. Artinya, takjil yang beredar di bazar Ramadan aman untuk dikonsumsi,” ujar Desy, Sabtu 14 Maret 2026.

Pengawasan keamanan pangan tersebut telah dilakukan sejak menjelang bulan Ramadan. Sejak 24 Februari 2026, Dinkes Sumenep telah menurunkan tim keamanan pangan untuk melakukan pemeriksaan di sejumlah lokasi penjualan takjil.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya pemerintah daerah untuk melindungi masyarakat dari potensi bahaya kesehatan, seperti penggunaan bahan kimia berbahaya maupun kontaminasi bakteri pada makanan berbuka puasa.

Pada pekan pertama Ramadan, tim dari Dinkes telah melakukan pengecekan di beberapa bazar takjil dan pusat jajanan yang ramai dikunjungi masyarakat

Selain itu, kegiatan pengawasan juga diperluas hingga ke tingkat kecamatan dengan melibatkan seluruh puskesmas yang ada di wilayah Kabupaten Sumenep.

“Pengawasan ini kami lakukan sebagai tindak lanjut dari surat Kementerian Kesehatan dan juga imbauan Bupati Sumenep agar keamanan pangan di bazar takjil benar-benar terjamin,” katanya.

Tim pengawasan di tingkat kecamatan terdiri dari petugas puskesmas, tenaga kesehatan lingkungan, serta didukung oleh berbagai unsur lintas sektor. Mereka tidak hanya melakukan pemeriksaan terhadap makanan yang dijual, tetapi juga memberikan pembinaan kepada para pedagang terkait cara pengolahan dan penyajian makanan yang higienis.

Sementara itu, untuk pengawasan di tingkat kabupaten, Dinkes Sumenep juga bekerja sama dengan beberapa instansi lain seperti Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sumenep, Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumenep, serta Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sumenep.

Menurut Desy, kolaborasi lintas instansi tersebut diharapkan mampu memastikan pengawasan keamanan pangan selama Ramadan berjalan maksimal.

“Dengan pengawasan yang melibatkan berbagai pihak, kami berharap masyarakat dapat merasa lebih tenang saat membeli dan mengonsumsi takjil selama bulan Ramadan,” ucapnya. (Waisul Karni)

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....