Perjuangan Lansia Berjualan Takjil Demi Biayai Kuliah Anak
- 26 Feb 2026 12:00 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Ima, lansia berusia 60 tahun asal Kabupaten Sumenep yang tetap gigih mencari nafkah. Meski usia sudah senja, semangatnya tidak pernah pudar dalam menyambung hidup untuk keluarganya.
Memasuki bulan suci Ramadhan, ia aktif berkeliling menjajakan berbagai menu takjil kepada warga. Terik matahari yang menyengat di siang hari tidak menyurutkan langkahnya untuk terus menawarkan dagangan.
Mengendarai sepeda motor butut kesayangannya, Ima singgah dari satu rumah ke rumah lainnya secara telaten. Ia juga tidak ragu mendatangi kawasan pertokoan demi memastikan seluruh barang dagangannya laku terjual.
Menu yang ia tawarkan cukup sederhana, mulai dari olahan ikan hingga aneka gorengan yang gurih. Selain itu, Ima juga menyediakan bubur manis serta kerupuk renyah sebagai pelengkap berbuka puasa.
Ima mengaku tetap harus berjuang keras di tengah melambungnya harga berbagai kebutuhan pokok saat ini. Baginya, menyerah bukanlah pilihan selama dirinya masih mampu bergerak dan bekerja secara halal.
“Berjualan takjil ini sudah merupakan rutinitas rutin saat bulan Ramadhan. Karena penghasilan di bulan Ramadhan melalui berjualan takjil,” ujarnya, Kamis 26 Februari 2026.
Motivasi terbesarnya adalah sang putra tercinta yang saat ini masih menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Seluruh jerih payahnya didedikasikan agar sang anak bisa meraih gelar sarjana dan masa depan lebih baik.
“Putra saya masih sekolah di perguruan tinggi. Saya berjuang agar dia bisa meraih gelar sarjana dan memiliki masa depan yang lebih baik,” terangnya.
Kisah Ima menjadi inspirasi nyata tentang pengorbanan seorang ibu demi pendidikan dan keluarga. Ketulusannya dalam setiap putaran roda motor tuanya menjadi bukti kekuatan kasih sayang yang tak terbatas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....