Hindari Makan Berlebihan saat Berbuka Puasa

  • 09 Mar 2026 18:41 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Ternate - Saat menjalankan ibadah puasa Ramadan, umat Islam menahan lapar dan dahaga selama berjam-jam hingga waktu berbuka tiba. Kondisi ini sering membuat seseorang ingin menyantap banyak makanan sekaligus ketika adzan magrib berkumandang.

Padahal, makan berlebihan saat berbuka puasa tidak dianjurkan karena dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan. Kebiasaan “balas dendam” saat berbuka justru bisa membuat tubuh tidak nyaman setelah makan.

Salah satu dampak yang sering terjadi adalah rasa lemas dan kantuk setelah makan terlalu banyak. Hal ini disebabkan oleh konsumsi karbohidrat dalam jumlah besar yang dapat memicu kenaikan gula darah lalu turun kembali dengan cepat.

Selain itu, makan berlebihan juga dapat menimbulkan mual dan muntah. Kondisi ini terjadi karena lambung tidak mampu menampung makanan dalam jumlah besar sehingga harus bekerja lebih keras untuk mencernanya.

Gangguan pencernaan seperti perut kembung, begah, hingga nyeri perut juga dapat muncul setelah makan terlalu banyak saat berbuka. Jika lambung terlalu penuh, makanan bahkan bisa naik kembali ke kerongkongan dan memicu penyakit asam lambung atau GERD.

Karena itu, disarankan untuk berbuka puasa secara bertahap dengan makanan ringan terlebih dahulu. Setelah itu, barulah mengonsumsi makanan bergizi seimbang seperti buah, sayur, protein, dan karbohidrat dalam porsi yang cukup agar tubuh tetap sehat selama Ramadan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....