Safari Ramadan Kemenag Mataram Soroti Disiplin ASN

  • 08 Mar 2026 18:38 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram – Kementerian Agama (Kemenag) Kota Mataram memanfaatkan momentum Ramadan 1447 Hijriah untuk memperkuat sinergi dan kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Safari Ramadan dan Pembinaan Mental ASN Kantor Kementerian Agama Kota Mataram yang dipusatkan di MAN 1 Kota Mataram, Sabtu 7 Maret 2026.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Provinsi NTB, Dr. H. Zamroni Aziz, S.H., M.Hi, sebagai bagian dari upaya pembinaan aparatur di ibu kota provinsi.

Dalam sambutannya, Kepala Kankemenag Kota Mataram H. Hamdun, S.Ag., M.Hi menegaskan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan sarana mempererat silaturahmi dan memperkuat kekompakan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Safari Ramadan ini bukan sekadar menggugurkan kewajiban, tetapi wadah untuk mempererat silaturahmi yang berdampak langsung pada kekompakan kita dalam melayani masyarakat,” ujarnya.

Acara tersebut dihadiri oleh berbagai unsur di lingkungan Kemenag, mulai dari pejabat eselon III, Ketua Tim Kerja Kanwil Kemenag NTB, Ketua FKSPP Kota Mataram, hingga para ujung tombak pelayanan seperti Kepala KUA, penghulu, penyuluh agama lintas agama, guru madrasah, guru Pendidikan Agama Islam (PAI), serta jajaran PPPK dan ASN se-Kota Mataram.

Dalam arahannya, Zamroni Aziz memberikan catatan penting terkait kedisiplinan pegawai. Berdasarkan data yang dipaparkan, dari total 451 PNS dan 272 PPPK di lingkungan Kemenag Kota Mataram, tingkat kehadiran dalam kegiatan pembinaan tersebut masih berada di bawah 50 persen.

Menurutnya, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian serius dan segera dilakukan evaluasi menyeluruh, terutama bagi pegawai berstatus PPPK yang masa kontraknya dievaluasi setiap tahun.

“Kota Mataram adalah etalase dan miniatur NTB. Jika tingkat kehadirannya paling rendah, ini harus segera diperbaiki. Kedisiplinan adalah modal utama kita menjaga marwah institusi,” jelasnya.

Meski demikian, Zamroni memberikan apresiasi kepada para guru PAI yang mendominasi kehadiran dalam kegiatan tersebut dengan antusiasme tinggi.

Ia juga mengingatkan bahwa kesejahteraan yang diterima aparatur saat ini harus diimbangi dengan kinerja yang optimal. Menurutnya, PPPK bersertifikasi bahkan dapat memperoleh penghasilan hingga sekitar Rp8 juta per bulan.

“Niat baik untuk menjadi PNS atau meningkatkan kesejahteraan harus dibarengi dengan rasa syukur yang diwujudkan melalui kerja keras,” katanya.

Di akhir arahannya, Zamroni meminta seluruh jajaran Kemenag Kota Mataram tidak hanya bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi), tetapi juga mampu memberikan nilai tambah dalam pelayanan kepada umat.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan kebersamaan di lingkungan kerja, termasuk dukungan keluarga bagi para ASN.

“Jaga kekompakan dan kebersamaan. Perempuan-perempuan hebat di belakang para ASN juga berperan besar dalam mendorong kesuksesan pelayanan ini,” pungkasnya.

Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 24.00 WITA tersebut ditutup dengan komitmen bersama seluruh peserta untuk menjadikan teguran sebagai bahan evaluasi serta apresiasi sebagai energi positif guna meningkatkan kualitas pelayanan umat di Kota Mataram.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....