Keutamaan Fase Maghfirah dan Harapan Lailatul Qadar di Bulan Ramadan

  • 05 Mar 2026 14:54 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh keistimewaan dan kemuliaan bagi umat Islam. Para ulama sering menggambarkan hakikat perjalanan spiritual Ramadhan dalam tiga fase utama, yaitu fase rahmat, fase maghfirah, dan fase itqun minan naar (pembebasan dari api neraka). Pembagian ini menggambarkan betapa Ramadhan adalah kesempatan besar bagi setiap muslim untuk memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Menurut Prof. Dr. Subhan Abdullah Acim, memasuki pertengahan Ramadan, umat Islam berada pada fase maghfirah, yaitu fase ampunan. Pada fase ini, Allah SWT membuka pintu ampunan seluas-luasnya bagi hamba-Nya yang bersungguh-sungguh dalam ibadah, memperbanyak istighfar, memperbaiki akhlak, dan meningkatkan kualitas amal. Fase ini menjadi momentum penting untuk membersihkan diri dari dosa-dosa yang telah lalu serta memperkuat komitmen dalam menjalani kehidupan yang lebih baik.

Selain keutamaan fase-fase tersebut, Ramadan juga memiliki satu malam yang sangat istimewa, yaitu Lailatul Qadar. Malam ini menjadi dambaan seluruh kaum muslimin karena keutamaannya yang sangat besar. Rasulullah SAW menjanjikan bahwa siapa saja yang melaksanakan qiyamul Ramadan, yaitu menghidupkan malam-malam Ramadan dengan shalat, doa, dan ibadah lainnya dengan penuh keimanan dan keikhlasan, maka Allah SWT akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu.

Sebagian besar ulama berpendapat bahwa Lailatul Qadar berada pada sepuluh malam terakhir Ramadan, terutama pada malam-malam ganjil. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk meningkatkan kesungguhan dalam beribadah pada periode tersebut. Rasulullah SAW sendiri memberikan teladan dengan memperbanyak ibadah, membangunkan keluarganya, serta menghidupkan malam-malam tersebut dengan berbagai amal kebaikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....