Gorengan Tradisi Buka Puasa yang Perlu Dibatasi

  • 08 Mar 2026 16:07 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh- Gorengan menjadi salah satu makanan yang paling banyak dicari masyarakat saat waktu berbuka puasa di bulan Ramadan. Mulai dari bakwan, tahu isi, tempe goreng hingga pisang goreng kerap menjadi pilihan utama untuk takjil. Namun, muncul pertanyaan mengenai apakah gorengan sehat dikonsumsi saat berbuka puasa.

Dikutip rri.co.id pada Minggu 8 Maret 2026 dari berbagai sumber. Gorengan memang dapat memberikan rasa kenyang dengan cepat karena mengandung karbohidrat dan lemak dari proses penggorengan. Namun, para ahli kesehatan mengingatkan bahwa konsumsi gorengan secara berlebihan tidak dianjurkan, terutama setelah seharian berpuasa.

Makanan yang digoreng biasanya mengandung minyak cukup tinggi. Jika dikonsumsi terlalu banyak, hal ini dapat memicu gangguan pencernaan seperti perut kembung, asam lambung naik, hingga meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh.

Selain itu, setelah berpuasa selama belasan jam, sistem pencernaan membutuhkan makanan yang lebih ringan dan mudah dicerna. Oleh karena itu, disarankan untuk memulai berbuka puasa dengan air putih, buah-buahan, atau makanan manis alami sebelum mengonsumsi makanan lainnya.

Meski demikian, gorengan tetap boleh dikonsumsi selama tidak berlebihan. Mengatur porsi dan memastikan minyak yang digunakan masih baik dapat membantu mengurangi dampak negatif bagi kesehatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....