Memperkuat Pergaulan Sehat Berbasis Islami di Era Digital

  • 24 Feb 2026 19:16 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Di tengah arus modernisasi dan tantangan media sosial yang semakin kompleks, urgensi membangun pergaulan sehat dalam perspektif Islam menjadi topik krusial bagi generasi muda. Hal ini disampaikan oleh Ustad Nurul Hadi, SS, MA dalam talkshow program Tanya Ustad Di Bulan Ramadhan ( Tauladan ) di studio Pro 2 RRI Meulaboh. Dengan tema “ Pergaulan Sehat Dalam Perspektif. Selasa (24/Februari/2026)

Ustad Hadi mengatakan, Pergaulan sehat dalam Islam bukan sekadar berinteraksi sosial, melainkan ikatan persaudaraan (ukhuwah) yang berlandaskan iman, bertujuan untuk saling meningkatkan ketakwaan dan menjaga kehormatan diri (iffah).

Bahwa Islam sangat melarang pergaulan bebas karena dapat merusak pelakunya secara spiritual dan sosiologis, seperti maraknya kasus perzinahan, narkotika, dan kenakalan remaja. "Pergaulan yang sehat menurut Islam adalah yang mendekatkan diri pada ketaatan, bukan lingkungan yang membawa pada kemaksiatan," ujarnya.

Dalam Islam, pergaulan sehat itu bukan sekadar menjauhi maksiat fisik, tapi juga menjaga kesehatan spiritual. Prinsip utamanya adalah Adab Pergaulan yang berlandaskan niat karena Allah. Cirinya ada tiga: saling mengajak pada kebaikan, menjaga kehormatan (marwah), dan tidak melanggar batasan syariat seperti Larangan Khalwat atau berdua-duaan dengan lawan jenis.

Islam sangat preventif. Al-Qur'an dalam Surat Al-Isra' ayat 32 tidak hanya melarang zina, tapi 'mendekati' zina pun dilarang. Pergaulan sehat lawan jenis harus menerapkan Ghadul Bashar (menjaga pandangan) dan menjaga lisan. Pertemanan boleh selama ada keperluan yang jelas, seperti diskusi tugas di tempat terbuka, bukan curhat masalah pribadi yang memicu perasaan berlebih."ujarnya

Pengaruh teman dalam membentuk karakter kita itu sangat penting. Nabi Muhammad SAW mengibaratkan teman seperti penjual minyak wangi atau tukang besi. Islam memerintahkan kita untuk selektif Memilih Teman yang Saleh karena karakter seseorang biasanya mengikuti agama temannya. Teman yang sehat adalah yang berani menegur saat kita salah, bukan yang mendukung kesalahan kita." tambahnya

Penting bagi remaja untuk memiliki dua pondasi, Iman yang kuat dan Ilmu yang tinggi. Ingat bahwa standar kemuliaan dalam Islam bukan pada banyaknya teman atau seberapa 'gaul' kita, tapi pada ketaqwaan. Menjadi berbeda karena menjaga diri adalah bentuk kekuatan mental. Justru pergaulan sehat akan menjamin Kesehatan Mental dan Spiritual jangka panjang kita.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....