Gubes Ekonomi UNAIR: Ramadan Momentum Transformasi Peran Masjid
- 19 Feb 2026 22:08 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Ramadan selalu menghadirkan peningkatan aktivitas ibadah sekaligus perputaran ekonomi umat. Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga, Prof Dr Tika Widiastuti, menilai Ramadan momentum transformasi masjid, sehingga peran masjid perlu diperkuat.
Momentum tersebut menempatkan masjid pada posisi strategis di tengah masyarakat. Masjid tidak hanya menjadi pusat spiritual, tetapi juga penggerak ekonomi berbasis komunitas.
Menurutnya, peningkatan aktivitas religius harus diimbangi penguatan literasi ekonomi syariah jamaah. Tata kelola yang baik menjadi fondasi agar potensi Ramadan berdampak berkelanjutan.
| Baca juga: Mengejar Keutamaan 10 Hari Terakhir Ramadhan |
“Ramadan membuat amalan kebaikan meningkat di semua sektor. Aktivitas masyarakat, khususnya di masjid, juga meningkat,” ujarnya, Kamis, 19 Februari 2026.
“Sejak masa Rasulullah, masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi pusat sosial ekonomi. Semangat itu perlu kita hidupkan kembali,” ujarnya.
Prof Tika menjelaskan peningkatan konsumsi selama Ramadan merupakan fenomena wajar. Namun tanpa pemahaman memadai, hal itu berisiko mendorong perilaku konsumtif.
“Masjid bisa menjadi pusat literasi keagamaan dan ekonomi syariah. Konsumsi dan aktivitas ekonomi harus tetap sesuai nilai syariah,” katanya.
Ia menilai masjid perlu memfasilitasi edukasi pengelolaan keuangan dan etika konsumsi. Pemahaman zakat dan sedekah produktif juga penting diperkuat.
Pelibatan generasi Z dan milenial dinilai penting menjaga relevansi masjid. Transformasi tidak harus dimulai dari program besar.
“Perubahan cara pandang dan konsistensi pemberdayaan bisa menjadi langkah awal. Fungsi masjid dapat diperkuat secara berkelanjutan,” katanya.
Dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, tata kelola profesional sangat diperlukan. Tidak semua masjid memiliki kapasitas manajerial memadai.
“Masjid bisa menjadi titik penghimpunan dana umat. Pengelolaannya sebaiknya bekerja sama dengan lembaga berizin,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....