Mengejar Keutamaan 10 Hari Terakhir Ramadhan

  • 06 Mar 2026 15:37 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Memasuki paruh kedua bulan suci Ramadan, umat Islam diajak untuk semakin meningkatkan kualitas ibadah, khususnya menjelang sepuluh hari terakhir Ramadhan yang memiliki keutamaan besar. Hal tersebut disampaikan dalam program Cahaya Ramadan di RRI Pro 4 Surabaya, yang menghadirkan oleh Maulida Inayati, Ketua Departemen Bangda dan SDM PW Salimah Jawa Timur.

Dalam pemaparannya, Maulida Inayati menjelaskan bahwa Ramadan merupakan momentum penting bagi umat Islam untuk memperkuat keimanan dan memperbanyak amal saleh. Bulan suci ini diibaratkan sebagai madrasah ruhaniyah yang mendidik jiwa seorang hamba agar semakin dekat kepada Allah SWT.

Narasumber mengajak umat Islam untuk melakukan refleksi diri, apakah ibadah yang dijalankan selama Ramadan sudah memberikan dampak pada kehidupan sehari-hari. “Ramadhan adalah bulan peningkatan iman dan amal saleh. Kehidupan manusia di dunia tidaklah lama, sehingga bekal terbaik yang bisa kita bawa menuju kehidupan akhirat adalah amal ibadah yang kita lakukan,” ujarnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa puasa tidak hanya dimaknai sebagai menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan seluruh anggota tubuh dari perbuatan yang dilarang oleh Allah SWT. Karena itu, setiap muslim diharapkan mampu menjaga lisan, perbuatan, dan hati agar tetap berada dalam kebaikan selama menjalankan ibadah puasa.

Sepuluh hari terakhir Ramadan merupakan waktu yang sangat istimewa karena di dalamnya terdapat malam Lailatul Qadar, yaitu malam yang kemuliaannya lebih baik daripada seribu bulan. Hal tersebut sebagaimana firman Allah SWT dalam QS. Al-Qadr :

“Lailatul qadar lebih baik daripada 1.000 bulan.” (QS. Al-Qadr[97]: 3)

Dan juga di hadits nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Barangsiapa melaksanakan shalat pada malam lailatul qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari).

Menurut Maulida Inayati, salah satu amalan utama yang dianjurkan pada malam-malam terakhir Ramadhan adalah memperbanyak shalat sunnah. Namun demikian, ibadah tersebut juga dapat disertai dengan amalan lain seperti memperbanyak infak dan sedekah, membaca Al-Qur’an, serta memperbanyak doa dan dzikir kepada Allah SSWT.

“Amalan yang paling utama pada malam Lailatul Qadar adalah shalat malam. Selain itu, umat Islam juga dianjurkan untuk memperbanyak membaca Al-Qur’an, bersedekah, dan berdoa kepada Allah SWT,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Rasulullah SAW juga mengajarkan doa khusus yang dapat diamalkan ketika seorang muslim berharap bertemu dengan malam Lailatul Qadar. Doa tersebut berbunyi: “Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni” yang berarti “Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan mencintai orang yang memohon maaf, maka maafkanlah aku”.Sebagaimana diriwayatkan dalam hadis dari Aisyah RA ketika ia bertanya kepada Rasulullah SAW mengenai doa yang sebaiknya dibaca jika seseorang mengetahui malam Lailatul Qadar. Rasulullah SAW kemudian mengajarkan doa tersebut sebagai bentuk permohonan ampunan kepada Allah SWT.

Lebih lanjut, Maulida Inayati menjelaskan bahwa umat Islam dianjurkan untuk bersungguh-sungguh dalam mencari malam Lailatul Qadar pada sepuluh malam terakhir Ramadhan, terutama pada malam-malam ganjil. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW yang menganjurkan umatnya untuk mencari malam tersebut pada malam ke-21, 23, 25, 27, atau 29 Ramadhan. “Karena itu, umat Islam hendaknya meningkatkan kesungguhan dalam beribadah pada malam-malam tersebut, dengan harapan mendapatkan keberkahan dan ampunan dari Allah SWT,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan bahwa sebagian ulama berpendapat bahwa malam Lailatul Qadar kemungkinan besar terjadi pada malam ke-27 atau ke-29 Ramadhan. Pada malam tersebut, para malaikat turun ke bumi dalam jumlah yang sangat banyak untuk membawa rahmat dan keberkahan bagi hamba-hamba Allah yang beribadah.

Di akhir penyampaiannya, Maulida Inayati berharap agar umat Islam dapat memanfaatkan sisa waktu Ramadhan dengan sebaik-baiknya untuk memperbanyak amal saleh. “Semoga Allah SWT memudahkan kita untuk terus meningkatkan ibadah dan menjadikan kita termasuk orang-orang yang mendapatkan keutamaan malam Lailatul Qadar,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....