MGPA Targetkan 200 Ribu Penonton MotoGP Mandalika 2026

  • 04 Jul 2026 11:26 WIB
  •  Mataram
Poin Utama
  • PT MGPA Nusantara Jaya menargetkan jumlah penonton MotoGP Mandalika 2026 sebanyak 200 ribu orang dengan meningkatkan kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara.
  • Direktur Utama MGPA Ananda Mikola mengakui bahwa pencapaian target penonton memerlukan dukungan seluruh ekosistem pariwisata, termasuk menjaga harga tiket pesawat dan tarif hotel tetap rasional.
  • MGPA berkomitmen memperbaiki fasilitas sirkuit, dengan salah satu prioritas utama adalah penambahan atap pada tribun penonton untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung.

RRI.CO.ID, Lombok Tengah – PT MGPA Nusantara Jaya (MGPA) menargetkan jumlah penonton MotoGP Mandalika 2026 mencapai 200 ribu orang. Target tersebut diharapkan bisa diraih melalui peningkatan kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara, dengan dukungan seluruh ekosistem pariwisata di Lombok.

Direktur Utama MGPA, Ananda Mikola, mengatakan angka 200 ribu penonton menjadi target yang realistis meski penyelenggaraan MotoGP di Mandalika memiliki tantangan tersendiri karena berlangsung di Pulau Lombok.

"Harapan saya bisa mencapai 200 ribu penonton. Tetapi kita juga harus memahami tantangannya karena ini digelar di sebuah pulau. Saya ingin penonton datang secara organik dari Pulau Jawa, tidak hanya didominasi masyarakat lokal, tetapi juga wisatawan mancanegara," ujarnya Jumat 3 Juli 2026.

Ananda mengakui target tersebut tidak mudah dicapai. Selain faktor akses menuju Lombok, MotoGP Mandalika tahun ini juga berlangsung bersamaan dengan ajang Formula 1 Singapura. Meski demikian, ia optimistis kedua ajang memiliki pangsa pasar yang berbeda.

Ia juga berharap performa pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, yang konsisten bersaing di papan atas dapat menjadi magnet bagi masyarakat untuk menyaksikan balapan secara langsung di Sirkuit Mandalika.

Menurut Ananda, keberhasilan memenuhi target penonton tidak hanya bergantung pada MGPA, tetapi membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan. Salah satunya dengan menjaga harga tiket pesawat dan tarif hotel tetap rasional selama penyelenggaraan MotoGP.

"Kalau orang sudah punya tiket balapan, tetapi harga pesawat atau hotel terlalu mahal, mereka bisa saja batal datang. Karena itu seluruh ekosistem harus solid agar wisatawan merasa nyaman datang ke Mandalika," katanya.

Selain mengejar peningkatan jumlah penonton, MGPA juga berkomitmen terus membenahi fasilitas di kawasan sirkuit. Salah satu masukan yang menjadi perhatian adalah permintaan pemasangan atap pada tribun penonton untuk meningkatkan kenyamanan saat menyaksikan balapan.

Ananda mengakui penambahan atap tribun telah menjadi pekerjaan rumah bagi MGPA. Namun, saat ini pihaknya masih memprioritaskan penyempurnaan fasilitas utama sirkuit. Meski begitu, aspirasi mengenai atap tribun dipastikan akan menjadi bahan evaluasi dalam pengembangan fasilitas ke depan.

"Itu menjadi catatan kami dan pasti akan kami dengarkan. Saat ini kami masih mengutamakan penyempurnaan sirkuit, tetapi perbaikan fasilitas seperti atap tribun tetap menjadi perhatian untuk pengembangan berikutnya," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....