Kirab Api Obor Finish, Wagub Beri Apresiasi
- 17 Jul 2026 08:10 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Perjalanan api obor Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Nusa Tenggara Barat Tahun 2026 yang menempuh lebih dari 400 kilometer, dari Kota Bima hingga Kota Mataram, menjadi simbol kuat persatuan dan semangat seluruh insan olahraga di Bumi Gora. Estafet tersebut bukan sekadar prosesi seremonial menjelang pembukaan Porprov, tetapi juga menjadi penanda dimulainya persiapan besar NTB menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
Prosesi penerimaan api obor berlangsung di halaman depan Kantor Gubernur NTB, Mataram Kamis, 16 Juli 2026, dan dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri. Momen tersebut turut diwarnai dengan pengalungan medali penghormatan kepada tim pesepeda yang mengawal perjalanan api obor melintasi Pulau Sumbawa dan Pulau Lombok hingga tiba di ibu kota provinsi.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim pengawal yang telah berhasil membawa api obor dengan selamat. Menurutnya, perjalanan panjang tersebut mencerminkan semangat kebersamaan seluruh masyarakat NTB dalam menyukseskan pesta olahraga terbesar di tingkat provinsi.
“Ucapan terima kasih dan rasa bangga lebih awal kami sampaikan kepada tim sepeda yang sudah mengawal api obor kita dari Kota Bima dan tiba dengan selamat. Kita menerima secara bersama-sama api obor ini untuk memaknai bahwa dari Bima sampai dengan Mataram, semuanya memastikan semangat yang sama untuk menyukseskan Porprov yang akan kita laksanakan bersama,” ujar Wagub.
Bagi Pemerintah Provinsi NTB, Porprov XII tidak hanya menjadi ajang kompetisi antarkabupaten dan kota. Lebih jauh, kejuaraan ini diproyeksikan sebagai bagian penting dari proses pembinaan atlet yang akan dipersiapkan menghadapi PON 2028, di mana NTB akan menjadi salah satu tuan rumah.
Karena itu, Wakil Gubernur berharap seluruh peserta mampu menjadikan Porprov sebagai momentum meningkatkan kualitas sekaligus membangun mental juara.
“Pada kesempatan hari ini, saya berharap kepada seluruh tim yang akan berlomba, khususnya yang hari ini sudah tampak di depan kita yaitu tuan rumah Kota Mataram, kita berharap Porprov ke-12 yang kita laksanakan ini menjadi titik awal persiapan kita menuju PON tahun 2028,” katanya.
Ia menekankan bahwa keberhasilan pembinaan atlet tidak hanya ditentukan oleh hasil pertandingan, tetapi juga oleh kualitas proses kompetisi yang berlangsung secara adil dan menjunjung tinggi sportivitas. Menurutnya, atmosfer pertandingan yang sehat akan melahirkan atlet-atlet yang memiliki kepercayaan diri dan mental bertanding yang kuat.
“Oleh karena itu, saya berharap seluruh pertandingan bisa dikawal dengan pasti untuk menjaga sportivitas. Hal ini penting agar para atlet kita yang akan dipersiapkan untuk menjadi Duta Nusa Tenggara Barat di ajang PON, betul-betul mendapatkan kepercayaan diri dan mampu tampil dengan prima,” ucap Wagub.
Wakil Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan Porprov XII, mulai dari KONI Provinsi NTB, pemerintah kabupaten/kota, hingga seluruh jajaran KONI daerah yang tetap mampu menghadirkan ajang olahraga ini di tengah berbagai keterbatasan.
“Kami menghaturkan ucapan terima kasih kepada Ketua KONI dan jajaran, serta pemerintah di 10 kabupaten/kota yang mendukung sepenuhnya bersama kepengurusan KONI kabupaten/kota yang ada.” ujarnya.
Dengan tibanya api obor di Kota Mataram, semangat Porprov XII resmi menyala. Pemerintah Provinsi NTB berharap ajang ini menjadi ruang lahirnya atlet-atlet terbaik yang kelak mengharumkan nama daerah pada PON 2028, sekaligus memperkuat tradisi prestasi olahraga di Bumi Gora.
Prosesi penerimaan api obor turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi NTB Abul Chair, Ketua KONI Provinsi NTB Mori Hanafi, serta Ketua KONI Kota Mataram Firadz Pariska.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....