Berburu Atlet Berprestasi, Dikpora NTB akan Gelar Kejurprov Pelajar

  • 29 Mei 2026 08:39 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram – Semangat menjemput Prestasi dalam dunia olahraga di Nusa Tenggara Barat (NTB) terus diperkuat. Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) NTB tengah mematangkan pelaksanaan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) tingkat pelajar yang akan mempertandingkan 11 cabang olahraga (cabor).

Ajang bergengsi ini disiapkan sebagai wadah pembinaan sekaligus pencarian bibit atlet potensial dari seluruh kabupaten/kota di NTB. Kejurprov tersebut menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat fondasi prestasi olahraga sejak usia pelajar.

Kepala Dinas Dikpora NTB Syamsul Hadi melalui Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Keolahragaan Agus Sukmayadi mengatakan, persiapan pelaksanaan terus dimatangkan bersama seluruh pengurus provinsi (pengprov) cabor terkait.

“Kami sudah menggelar rapat koordinasi dengan pengprov cabornya masing-masing. Langkah ini sangat krusial untuk mematangkan seluruh aspek persiapan Kejurprov agar pelaksanaannya nanti berjalan tanpa kendala,” ujar Agus.

Sebanyak 11 cabor dipastikan akan meramaikan Kejurprov pelajar tahun ini. Masing-masing yakni atletik, bulutangkis, panjat tebing, pencak silat, voli indoor, futsal, kempo, tarung derajat, panahan, taekwondo, dan karate.

Pelaksanaan pertandingan nantinya tidak digelar secara bersamaan, melainkan bergiliran sesuai jadwal masing-masing cabor. Atletik dipastikan menjadi cabor pembuka dalam rangkaian Kejurprov tersebut.

Menurut Agus, pada tahun genap sejatinya digelar Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda). Namun setelah dilakukan evaluasi dari sisi efektivitas dan efisiensi, format pembinaan dialihkan menjadi Kejurprov single event per cabang olahraga.

“Pelaksanaannya bergantian. Untuk cabor pertama yang akan resmi membuka rangkaian kompetisi ini adalah cabor atletik,” katanya.

Tak hanya dipusatkan di satu lokasi, pelaksanaan Kejurprov juga direncanakan tersebar di sejumlah kabupaten/kota di NTB. Namun venue yang digunakan tetap harus memenuhi standar yang telah ditetapkan pengprov masing-masing cabor.

Dikpora NTB menilai jalur pelajar merupakan hulu pembinaan olahraga daerah. Karena itu, kompetisi yang sehat, objektif, dan berkelanjutan dinilai penting untuk menjaga regenerasi atlet NTB menuju level nasional.

“Kalau pembinaan di tingkat pelajar berjalan baik, maka prestasi olahraga NTB di ajang nasional seperti PON juga akan terus terjaga,” tegas Agus.

Saat ini Dikpora NTB bersama pengprov cabor masih terus mematangkan berbagai aspek teknis, termasuk regulasi pembatasan usia atlet dan kesiapan sarana prasarana pertandingan.

Agus berharap seluruh atlet pelajar dapat menjadikan Kejurprov ini sebagai panggung pembuktian hasil latihan yang selama ini dijalani. Kemudian Pemerintah daerah dipastikan akan selalu hadir untuk mendukung, mengawal, dan mengapresiasi setiap anak bangsa yang siap mengharumkan nama NTB di bidang olahraga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....