JPE Juara Putaran Dua usai Kalahkan Phonska Plus
- 20 Apr 2026 12:08 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Semarang – Juara bertahan tim putri Jakarta Pertamina Enduro (JPE) menutup laga putaran kedua dengan kemenangan dan sekaligus menjuarai putaran kedua Final Four Proliga 2026. Hal ini diperoleh mereka usai mengalahkan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia dengan skor 3-1 (25-18, 16-25, 25-15, 25-17) di GOR Jatidiri Semarang, Minggu 19 April 2026 malam.
Dengan gelar ini pun JPE menerima hadiah uang pembinaan sebesar Rp 60 juta. JPE dan Phonska Plus kembali akan bertemu di babak grand final yang dimainkan di GOR Amongrogo, Yogyakarta pekan depan.
Pada laga penutup putaran kedua itu, kedua tim memilih untuk merotasi skuad dengan menurunkan deretan pemain pelapis guna memberikan jam terbang sekaligus menjaga kebugaran pemain inti.
Pelatih JPE, Bullent Karsioglu, memberikan kepercayaan kepada Wilma Salas untuk memimpin barisan pemain muda seperti Yesky, Tina, Erie, dan Fiola.
Strategi ini terbukti efektif dengan inisiatif serangan yang tajam sejak awal laga. Di sisi lain, Phonska Plus yang mengandalkan Rika, Ajeng Fiona, Bela Sabrina, dan Putri Agustin sempat kewalahan dan tertinggal jauh 9-16, set pertama dimenangkan JPE dengan skor 25-18.
Memasuki set kedua, JPE sempat memimpin cepat 6-1, Namun, momentum berbalik saat Lodi memasukkan Geofani dan Dhea hingga membalikan keadaan menjadi 8-18. Set kedua berakhir dominan untuk Phonska Plus dengan skor 25-16, mengubah kedudukan menjadi 1-1.
Duel sengit kembali terjadi di set ketiga, kesalahan attack yang berulang dari pemain Phonska Plus dimanfaatkan dengan baik oleh JPE untuk menjauh 16-11. JPE terus melaju tanpa hambatan di akhir set dan menutupnya dengan kemenangan telak 25-15.
Set keempat berjalan cukup ketat di awal laga dengan aksi saling kejar poin. Fokus pemain Phonska Plus mulai goyah di angka-angka tua, membuat JPE semakin menjauh 23-16, JPE akhirnya memastikan kemenangan setelah menutup set keempat dengan skor 25-17.
Meski bertajuk "laga formalitas", rotasi pemain yang dilakukan kedua tim memberikan tontonan menarik bagi publik Semarang. Kemenangan ini menjadi modal psikologis penting bagi JPE, sementara bagi Gresik Phonska Plus, performa pemain pelapis seperti Dhea dan Geofani menjadi catatan positif untuk kedalaman skuad mereka di musim mendatang.
Usai laga pelatih Phonska Plus, Alessandro Lodi mengatakan, dia sengaja mengistirahatkan pemain inti sebagai bagian dari strategi. Sekaligus menjadi bagian dari evaluasi tim jelang final.
“Ini strategi kami untuk pertandingan grand final nanti. Makanya hari ini kami mengistirahatkan pemain startingnya. Ini juga bagian dari evaluasi dengan memainkan semua pemain di lapangan," tukas Lodi.
Sementara itu Pelatih JPE, Bullent Karsioglu usai laga mensyukuri kemenangan yang diraihnya. Ia juga mengatakan memang menantikan pertandingan ini untuk memainkan pemain pelapis.
“Ini kesempatan yang kita tunggu, dengan memainkan pemain pelapis. Dan hasilnya kita ketahui semua, kita bisa mengambil kemenangan," kata Bullent.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....