KKP Dorong Penanganan Sampah Laut Dimulai dari Pengelolaan di Sumber

  • 17 Jun 2026 10:29 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Badung – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama DANA menggelar konferensi pers bertajuk "Turn the Tide: From Waste, to Waves" di Seminyak, Bali, Sabtu 13 Juni 2026. Kegiatan ini membahas upaya penanganan sampah laut dan pelestarian ekosistem pesisir dalam rangka memperingati Hari Laut Sedunia dan Hari Segitiga Terumbu Karang.

Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan KKP, Ir. A. Koswara, M.P., mengatakan penanganan sampah harus dimulai dari sumbernya melalui pemilahan sampah oleh rumah tangga, hotel, restoran, hingga pelaku usaha lainnya. Menurutnya, teknologi pengolahan sampah tidak akan berjalan optimal tanpa adanya kesadaran masyarakat untuk memilah sampah sejak awal.

"Yang paling sederhana, yang paling kecil itu memilah. Karena dengan memilah, maka proses berikutnya akan lebih mudah untuk mengelola sampah. Makanya memilah di awal itu menjadi sangat penting," ujar A. Koswara.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali, Ir. Putu Sumardiana, M.P., mengatakan Pemerintah Provinsi Bali terus berupaya mengurangi sampah plastik melalui regulasi dan edukasi kepada masyarakat. Namun, persoalan sampah kiriman yang terbawa arus laut masih menjadi tantangan bagi Bali.

"Kita tidak bisa mengatur daerah lain. Yang kita bisa atur adalah daerah sendiri. Makanya Bali selama ini berupaya agar sampah tidak masuk ke laut," ujar Putu Sumardiana.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat, upaya penanganan sampah laut diharapkan dapat berjalan lebih efektif guna menjaga kelestarian ekosistem pesisir dan laut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....