Warga Diminta Tidak Panik, Pemprov NTB Pastikan Stok BBM Aman
- 01 Apr 2026 10:36 WIB
- Mataram
Poin Utama
- Bahan Bakar Minyak (BBM)
- Harga BBM tidak Naik
- Pemprov NTB
RRI.CO.ID, Mataram - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengimbau masyarakat tidak melakukan pembelian bahan bakar minyak (BBM) secara berlebihan menyusul isu kenaikan harga yang beredar dalam beberapa hari terakhir. Hingga awal April 2026, pemerintah memastikan harga BBM masih berada pada level normal.
Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) NTB, Samsudin, mengatakan kondisi pasokan BBM di wilayah NTB sejauh ini tetap aman. Ia meminta masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum pasti.
“Informasi yang kami terima dari operator maupun distributor BUMN, yakni Pertamina, stok BBM insyaallah tersedia,” ujar Samsudin, kepada RRI, Rabu, 1 April 2026.

Meski demikian, ia mengingatkan masyarakat untuk mulai melakukan langkah mitigasi menghadapi ketidakpastian global. Salah satunya dengan menghemat penggunaan energi dan mengatur pengeluaran secara bijak.
Menurutnya, masyarakat perlu menyesuaikan pola konsumsi, termasuk menahan belanja yang tidak mendesak. “Kalau ingin berwisata, lakukan sesuai kemampuan. Intinya jangan dipaksakan,” kata dia.
Samsudin menilai dinamika global saat ini masih penuh ketidakpastian dan berpotensi memengaruhi sektor energi. Karena itu, kesiapsiagaan menjadi hal penting agar masyarakat tidak terkejut jika terjadi perubahan kebijakan di kemudian hari.
Ia menegaskan, skema subsidi BBM tetap berjalan sesuai kebijakan pemerintah pusat. Adapun potensi penyesuaian harga, jika terjadi, kemungkinan hanya menyasar BBM non-subsidi yang dikonsumsi kalangan menengah ke atas.
Sementara itu, pantauan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Mataram menunjukkan kondisi telah kembali normal. Sehari sebelumnya, Selasa, 31 Maret 2026, antrean kendaraan sempat mengular sejak siang hingga malam hari.
Antrean tersebut dipicu kekhawatiran masyarakat terhadap kemungkinan kenaikan harga BBM. Namun, situasi berangsur kondusif setelah pemerintah pusat memastikan tidak ada kenaikan harga per 1 April 2026.
Pada Rabu pagi, aktivitas di sejumlah SPBU terpantau lancar tanpa antrean panjang. Pemerintah daerah berharap kondisi ini tetap terjaga dengan dukungan masyarakat yang tidak melakukan pembelian berlebihan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....