Daun Ubi Jalar, Sumber Nutrisi Alami untuk Pola Hidup Sehat

  • 19 Jul 2026 21:38 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado – Daun ubi jalar (Ipomoea batatas) tidak hanya dikenal sebagai pelengkap hidangan sehari-hari, tetapi juga memiliki kandungan nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan. Sayuran yang banyak tumbuh di Asia, Afrika, termasuk Indonesia ini mudah dibudidayakan dan menjadi sumber pangan yang ekonomis serta bergizi.

Dikutip dari laman polri.go.id daun ubi kaya akan zat besi, serat, vitamin A, vitamin C, vitamin B1, vitamin B2, vitamin B3, vitamin E, beta karoten, serta antioksidan seperti polifenol dan flavonoid. Kandungan tersebut berperan dalam mencegah anemia, melancarkan pencernaan, membantu mengontrol kadar gula darah, meningkatkan daya tahan tubuh, hingga menjaga kesehatan jantung.

Selain umbinya yang telah lama dikenal memiliki nilai gizi tinggi, daun ubi jalar juga menawarkan berbagai manfaat kesehatan. Daun berbentuk segitiga menyerupai hati ini dapat dikonsumsi sebagai lalapan maupun diolah menjadi berbagai jenis masakan, seperti sayur bening dan sup.

Salah satu manfaat utama daun ubi adalah membantu mengatasi sembelit. Kandungan serat yang tinggi dapat memperbaiki tekstur tinja sehingga lebih mudah dikeluarkan, sekaligus menjaga pergerakan usus tetap optimal. Serat dan senyawa prebiotik di dalamnya juga membantu menjaga keseimbangan bakteri baik di usus, sehingga proses penyerapan nutrisi menjadi lebih baik.

Bagi masyarakat yang sedang menjalani program penurunan berat badan, daun ubi dapat menjadi pilihan menu sehat karena rendah kalori dan lemak. Kandungan seratnya memberikan rasa kenyang lebih lama sehingga membantu mengontrol porsi makan.

Daun ubi juga diketahui baik untuk menjaga kesehatan jantung. Kandungan kalium, serat, dan antioksidan berperan dalam membantu menurunkan kadar kolesterol, menjaga irama jantung, serta membantu mengontrol tekanan darah. Meski demikian, pola hidup sehat seperti rutin berolahraga, tidak merokok, dan membatasi konsumsi garam, gula, serta lemak tetap diperlukan untuk menjaga kesehatan jantung.

Selain itu, daun ubi memiliki indeks glikemik yang rendah sehingga tidak menyebabkan lonjakan gula darah secara cepat. Kandungan vitamin, mineral, dan antioksidannya juga membantu menjaga kestabilan gula darah, sehingga berpotensi mendukung pencegahan diabetes tipe 2 maupun menjadi pilihan sayuran bagi penyandang diabetes.

Kandungan zat besi sekitar 4 miligram per 100 gram daun ubi mampu memenuhi sekitar 20 hingga 40 persen kebutuhan harian orang dewasa. Dipadukan dengan vitamin C dan vitamin B2 yang membantu penyerapan zat besi, daun ubi berpotensi mencegah anemia akibat kekurangan zat besi.

Tak hanya itu, kandungan vitamin A dan beta karoten di dalamnya bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata serta membantu menurunkan risiko penyakit mata akibat penuaan, seperti katarak dan degenerasi makula. Antioksidan yang terkandung juga diyakini berperan dalam menjaga fungsi otak dan membantu mengurangi risiko penurunan daya ingat atau demensia.

Dengan kandungan nutrisi yang lengkap dan mudah diperoleh, daun ubi jalar dapat menjadi salah satu pilihan sayuran sehat untuk dikonsumsi secara rutin sebagai bagian dari pola makan bergizi seimbang.

(Sumber:tribratanews.polri.go.id)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....