Hongeo-hoe: Hidangan Ikan Pari dengan Sengatan Amonia Khas Korea
- 08 Jul 2026 13:48 WIB
- Cirebon
Poin Utama
- Hongeo-hoe: Hidangan Ikan Pari dengan Sengatan Amonia Khas Korea
RRI.CO.ID, Cirebon - Korea Selatan memiliki sejarah panjang dalam seni mengawetkan makanan, dan salah satu hasil eksperimen kuliner mereka yang paling ekstrem adalah Hongeo-hoe. Hidangan ini berupa irisan daging mentah dari ikan pari (hongeo) yang telah melalui proses fermentasi mandiri selama berminggu-minggu tanpa menggunakan garam tambahan.
Dilansir dari Orami Magazine, keunikan biologis ikan pari menjadi kunci utama pembuatan hidangan ini. Seperti hiu, ikan pari mengekskresikan asam urat melalui kulitnya. Ketika daging ikan pari disimpan dalam wadah tertutup, asam urat tersebut akan terurai menjadi gas amonia yang berfungsi sebagai pengawet alami.
Proses fermentasi ini biasanya dilakukan dengan menumpuk daging ikan pari di atas lapisan jerami di dalam lemari pendingin khusus selama satu hingga dua bulan. Selama periode ini, daging ikan pari akan melunak dan menghasilkan bau menyengat yang sangat pekat.
Aroma Hongeo-hoe secara universal diakui sebagai salah satu bau makanan paling busuk di dunia, sering kali disejajarkan dengan bau toilet umum yang tidak terawat. Bau amonia yang menguap dari piring saji begitu kuat hingga dapat menempel pada pakaian dan rambut orang yang berada di dalam ruangan tersebut selama berjam-jam.
Meskipun aromanya sangat mengintimidasi, Hongeo-hoe memiliki basis penggemar fanatik di wilayah Jeolla, tempat asal makanan ini. Saat irisan daging Hongeo-hoe dikunyah, gas amonia akan langsung menguap ke dalam rongga hidung dan tenggorokan, memberikan sensasi dingin dan menyengat yang mirip dengan memakan wasabi dalam jumlah besar.
Teksturnya sangat unik, memadukan daging yang empuk dengan tulang muda ikan pari yang renyah saat digigit. Untuk menyamarkan aromanya yang kuat, hidangan ini biasanya disajikan dalam tradisi Samhap, yaitu dimakan bersama potongan daging babi rebus (porky) dan kimchi yang sudah sangat matang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....