Sunscreen Tetap Wajib saat Musim Hujan ? Ini Penjelasannya
- 15 Jul 2026 15:17 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh - Banyak orang menganggap penggunaan sunscreen hanya diperlukan saat cuaca terik. Padahal, dokter kulit menegaskan tabir surya tetap wajib digunakan meski sedang musim hujan atau langit tampak mendung karena sinar ultraviolet (UV) tetap mencapai permukaan bumi.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menjelaskan bahwa awan tidak sepenuhnya mampu menghalangi radiasi ultraviolet. Pada kondisi tertentu, terutama awan tipis, sebagian besar sinar UV masih dapat menembus dan mengenai kulit. Bahkan, perlindungan terhadap sinar matahari tetap dianjurkan ketika indeks UV mencapai angka 3 atau lebih.
Dokter spesialis kulit juga menjelaskan bahwa sinar UVA menjadi salah satu penyebab utama penuaan dini karena mampu menembus awan maupun kaca jendela. Sementara itu, sinar UVB yang menyebabkan kulit terbakar memang sedikit berkurang saat mendung, tetapi tidak hilang sepenuhnya. Oleh karena itu, risiko kerusakan kulit tetap ada meski cuaca tidak panas.
Paparan sinar UV yang berlangsung terus-menerus tanpa perlindungan dapat menyebabkan munculnya flek hitam, kerutan, kulit kusam, hingga meningkatkan risiko kanker kulit dalam jangka panjang. WHO menyebut paparan radiasi ultraviolet yang berlebihan merupakan penyebab utama berbagai jenis kanker kulit dan gangguan kesehatan mata seperti katarak.
Para ahli menyarankan masyarakat menggunakan sunscreen berlabel broad-spectrum yang mampu melindungi dari sinar UVA dan UVB dengan minimal SPF 30. Tabir surya sebaiknya diaplikasikan sekitar 15–20 menit sebelum beraktivitas di luar ruangan dan diulang setiap dua jam, terutama jika berkeringat atau terkena air.
Selain sunscreen, perlindungan kulit juga perlu dilengkapi dengan penggunaan topi, payung, pakaian berlengan panjang, dan sebisa mungkin mencari tempat teduh ketika indeks UV sedang tinggi. WHO menegaskan sunscreen bukanlah satu-satunya perlindungan, melainkan bagian dari rangkaian upaya mengurangi paparan sinar ultraviolet.
Masyarakat juga diimbau tidak hanya berpatokan pada kondisi cuaca. Meski udara terasa sejuk atau hujan turun, paparan sinar UV tetap dapat terjadi sehingga kebiasaan memakai sunscreen setiap pagi dinilai menjadi cara paling mudah untuk menjaga kesehatan kulit dalam jangka panjang.
Dengan demikian, penggunaan sunscreen tidak hanya penting saat musim kemarau, tetapi juga selama musim hujan. Perlindungan yang dilakukan secara rutin dapat membantu mencegah kerusakan kulit akibat paparan sinar UV sekaligus menurunkan risiko berbagai masalah kulit di masa mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....