Matcha vs Kopi, Mana Pilihan Terbaik untuk Energi dan Kesehatan?

  • 15 Jul 2026 15:19 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Perdebatan mengenai matcha dan kopi sebagai minuman terbaik untuk meningkatkan energi kembali menjadi perhatian. Keduanya sama-sama mengandung kafein yang dapat meningkatkan kewaspadaan, tetapi memiliki karakteristik berbeda yang membuat manfaatnya tidak selalu sama bagi setiap orang.

Secara umum, kopi mengandung sekitar 80–100 miligram kafein per cangkir sehingga mampu memberikan efek segar dan meningkatkan konsentrasi dalam waktu singkat. Sementara itu, matcha umumnya mengandung 40–90 miligram kafein per sajian. Meski kandungan kafeinnya lebih rendah, matcha memiliki asam amino L-theanine yang membantu menghasilkan energi lebih stabil dan rasa tenang tanpa lonjakan berlebihan.

Sejumlah penelitian menunjukkan kombinasi L-theanine dan kafein dalam teh, termasuk matcha, dapat meningkatkan perhatian, kecepatan berpikir, serta suasana hati dibandingkan konsumsi kafein saja. Meta-analisis yang diterbitkan dalam Nutrition Reviews pada 2025 juga menemukan kombinasi tersebut berpotensi memberikan manfaat terhadap fungsi kognitif dan mood, meski peneliti menilai masih diperlukan studi lanjutan untuk memperkuat bukti.

Di sisi lain, kopi tetap memiliki keunggulan tersendiri. Harvard Health menyebut berbagai penelitian observasional menunjukkan konsumsi kopi dalam jumlah wajar berkaitan dengan penurunan risiko sejumlah penyakit kronis, termasuk penyakit jantung, diabetes tipe 2, hingga beberapa jenis penyakit neurodegeneratif. Namun, manfaat tersebut tetap harus diimbangi dengan konsumsi yang tidak berlebihan.

Matcha juga dikenal kaya antioksidan, terutama katekin seperti epigallocatechin gallate (EGCG), yang berperan melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Karena dibuat dari daun teh yang dihaluskan, konsumen mengonsumsi seluruh bagian daun sehingga asupan antioksidan lebih tinggi dibanding teh hijau seduh biasa.

Meski demikian, respons tubuh terhadap kedua minuman tersebut dapat berbeda pada setiap individu. Sebagian orang merasa kopi memicu jantung berdebar, rasa gelisah, atau gangguan lambung karena sifatnya yang lebih asam. Sebaliknya, sebagian lainnya tetap nyaman mengonsumsi kopi dan justru membutuhkan efek stimulasi yang lebih cepat, terutama saat memulai aktivitas.

Bagi mereka yang membutuhkan dorongan energi instan, kopi dapat menjadi pilihan yang tepat. Namun, bagi orang yang menginginkan fokus lebih lama dengan sensasi yang lebih tenang, matcha bisa menjadi alternatif karena kandungan L-theanine membantu menyeimbangkan efek kafein.

Para ahli juga mengingatkan bahwa manfaat kedua minuman tersebut dapat berkurang apabila ditambahkan gula berlebihan, krimer tinggi lemak, atau sirup manis. Oleh karena itu, konsumsi kopi maupun matcha sebaiknya dilakukan dalam bentuk yang lebih sederhana agar manfaat kesehatannya tetap optimal.

Kesimpulannya, tidak ada jawaban mutlak mengenai mana yang lebih baik antara matcha dan kopi. Jika membutuhkan energi yang cepat dan kuat, kopi dapat menjadi pilihan. Namun, apabila menginginkan energi yang lebih stabil, fokus yang lebih tenang, serta tambahan antioksidan, matcha memiliki keunggulan tersendiri. Apa pun pilihannya, konsumsi secara moderat dan sesuaikan dengan kondisi tubuh menjadi kunci untuk memperoleh manfaat terbaik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....