Ibu Menyusui Konsumsi Makanan Pedas dan Minum Air Es Bikin Bayi Sakit? Ini Faktanya

  • 14 Jul 2026 08:23 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong – Di tengah masyarakat, masih banyak beredar mitos seputar pantangan makanan dan minuman bagi ibu menyusui. Dua anggapan yang paling sering terdengar adalah larangan mengonsumsi makanan pedas karena dipercaya membuat bayi sakit perut, serta larangan minum air es karena dianggap bisa menyebabkan bayi pilek.

Namun, benarkah anggapan tersebut secara medis? Atau justru hanya mitos turun-temurun?

Menanggapi hal ini, dunia medis menegaskan bahwa kedua anggapan tersebut adalah mitos. Pola makan ibu menyusui memang memengaruhi nutrisi bayi, tetapi tidak bekerja secara instan seperti yang banyak dikhawatirkan.

Makan Pedas Tidak Membuat ASI Pedas

Banyak ibu menyusui yang terpaksa menahan selera makan sambal karena takut bayinya mengalami diare atau sakit perut. Faktanya, zat capsaicin yang menghasilkan rasa pedas pada cabai tidak akan terserap ke dalam Air Susu Ibu (ASI).

Makanan yang dikonsumsi oleh ibu akan dicerna terlebih dahulu di dalam saluran pencernaan ibu. Nutrisinya kemudian diserap oleh darah, dan darah inilah yang menjadi bahan baku sirkulasi dalam memproduksi ASI.

Kalaupun ada perubahan, makanan yang tajam terkadang hanya sedikit mengubah aroma atau rasa dasar ASI, namun tidak mengubah tingkat kepedasannya ataupun menyebabkan gangguan pencernaan pada bayi. Jika bayi tampak rewel atau kembung, hal itu umumnya disebabkan oleh sistem pencernaan bayi yang memang belum matang sempurna, bukan karena makanan pedas yang dikonsumsi ibunya.

Air Es Tidak Mengubah Suhu ASI

Mitos kedua yang tidak kalah populer adalah larangan minum air dingin atau air es agar bayi tidak tertular pilek. Secara biologis, hal ini tidak saling berkaitan.

Air es yang diminum oleh ibu masuk ke lambung dan suhunya akan langsung menyesuaikan dengan suhu internal tubuh ibu. ASI yang diproduksi di dalam payudara akan selalu keluar dalam kondisi hangat—sesuai dengan suhu tubuh alami manusia, yaitu sekitar 37 derajat Celsius—tidak peduli seberapa banyak air es yang diminum sang ibu.

Secara medis, pilek atau flu pada bayi disebabkan oleh infeksi virus atau alergi, bukan karena makanan atau minuman dingin yang dikonsumsi ibunya. Penularan virus biasanya terjadi melalui percikan air liur (droplet) saat orang dewasa di sekitarnya batuk atau bersin, atau akibat kurangnya menjaga kebersihan tangan saat menyentuh bayi.

Tips Sehat untuk Ibu Menyusui

Ibu menyusui pada dasarnya diperbolehkan mengonsumsi makanan pedas maupun air es, selama kondisi fisik ibu sendiri nyaman dan tidak mengalami gangguan pencernaan pribadi (seperti mag atau mulas).

Untuk menjaga kesehatan bayi, hal utama yang perlu diperhatikan adalah:

  • Selalu mencuci tangan dengan sabun sebelum menyusui atau menyentuh perlengkapan bayi.
  • Menggunakan masker jika ibu atau anggota keluarga lain sedang mengalami gejala flu.
  • Menjaga pola makan dengan gizi seimbang agar kualitas dan kuantitas ASI tetap optimal bagi tumbuh kembang buah hati.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....