Konselor Minta Masyarakat Peka terhadap Alarm Kesehatan Mental
- 13 Jul 2026 23:20 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Konselor Yayasan Setitik Cahaya GenZ, Bony Haning, mengingatkan masyarakat untuk tidak mengabaikan perubahan kecil pada kondisi emosional maupun perilaku sehari-hari. Menurutnya, gejala seperti sulit tidur, mudah marah, atau sering lupa dapat menjadi alarm awal bahwa seseorang sedang tidak baik-baik saja.
“Banyak orang menganggap perubahan tersebut sebagai hal yang biasa sehingga tidak segera mencari penyebabnya. Padahal, mengenali kondisi diri sejak dini dapat mencegah masalah psikologis berkembang menjadi lebih serius,” katanya Ketika siaran di RRI Kupang, Minggu, 12 Juli 2026.
Ia mencontohkan pengalaman seseorang yang mengalami kesulitan tidur selama berbulan-bulan tanpa menyadari bahwa kondisi tersebut berkaitan dengan kesehatan mental. Menurutnya, perubahan perilaku yang terus berulang perlu mendapat perhatian dan tidak boleh dianggap sepele.
“Selain sulit tidur, tanda lain yang perlu diwaspadai adalah mudah tersinggung, emosi yang sulit dikendalikan, hingga sering lupa terhadap hal-hal sederhana,” lanjutnya. Ia menjelaskan semakin cepat seseorang menyadari tanda-tanda tersebut, semakin besar peluang untuk melakukan pemulihan.
“Sebaliknya, jika terus diabaikan, kondisi itu dapat berkembang menjadi stres berat bahkan depresi yang memerlukan penanganan tenaga professional,” jelasnya. Bony menegaskan bahwa mengenal diri sendiri merupakan langkah awal untuk dapat membangun hubungan yang sehat dengan orang lain.
Ia berharap semakin banyak masyarakat, khususnya guru, pemimpin, dan para pendamping, memiliki kesadaran diri yang baik sehingga mampu memberikan pertolongan secara lebih efektif kepada orang-orang di sekitarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....