Tren 'Sardine Skincare': Rahasia Kulit Glowing Tanpa Skincare Mahal
- 10 Jul 2026 16:07 WIB
- Manado
Poin Utama
- Sarden kalengan kaya akan asam lemak omega-3 yang berfungsi memperkuat lipid barrier kulit, menjaga hidrasi, dan meredakan peradangan akibat jerawat.
- Dibandingkan suplemen kapsul, nutrisi dari sarden utuh jauh lebih mudah diserap tubuh (bioavailable) serta memiliki risiko kontaminasi merkuri yang sangat rendah karena ukuran ikannya yang kecil.
- Bagi pemilik kulit sensitif atau pejuang jerawat yang memilih jalur vegan, pakar menyarankan suplemen berbasis minyak bunga matahari alih-alih alga untuk menghindari risiko breakout.
RRI.co.id, Manado - Tren kecantikan di media sosial terus bergeser ke arah perawatan dari dalam (inside-out beauty). Belakangan, platform TikTok diramaikan oleh pengakuan para beauty enthusiast mengenai khasiat luar biasa dari mengonsumsi ikan sarden kalengan untuk mendapatkan kulit wajah yang sehat dan berkilau (glowing).
Menariknya, tren ini bukan sekadar gimik internet. Sejumlah supermodel dunia seperti Anok Yai, hingga pakar estetika ternama asal New York, Sofie Pavitt, ternyata sudah bertahun-tahun mengandalkan ikan berminyak ini sebagai menu wajib perawatan kulit mereka.
"Saya sangat senang melihat semua orang sekarang terobsesi dengan sarden," ujar Pavitt, yang dikenal sebagai spesialis penanganan jerawat.
| Baca juga: Sayuran Awet Muda Jadi Tren Gaya Hidup Sehat |
Dilansir dari Harper's Bazaar, menurut Pavitt, kandungan asam lemak omega-3 yang melimpah pada sarden, makarel, dan salmon memegang peran krusial dalam menjaga lapisan lemak pelindung (lipid barrier) kulit. "Nutrisi ini sangat efektif untuk menjaga kulit tetap terhidrasi dari dalam dan menekan peradangan secara signifikan," tambahnya.
Dilihat dari kacamata medis, tren ini dinilai sangat positif. Dokter spesialis kulit, Dr. Shirley Chi, menjelaskan bahwa sarden memiliki keunggulan komparatif dibanding ikan laut besar lainnya.
"Sarden adalah pilihan terbaik karena padat nutrisi. Sebagai ikan laut berukuran kecil, sarden mengandung kadar merkuri dan logam berat yang sangat rendah," jelas Dr. Chi.
Selain itu, ahli diet dan nutrisi Lauren Manaker menambahkan bahwa jika sarden kalengan dikonsumsi bersama tulang lunaknya, tubuh juga akan mendapatkan asupan kalsium, protein berkualitas tinggi, vitamin D, serta selenium yang tinggi. Manaker menyebutkan bahwa manfaat bagi kulit ini akan terlihat optimal jika ikan dikonsumsi secara konsisten, setidaknya dua hingga tiga kali dalam seminggu.
Bagi mereka yang kurang menyukai aroma atau rasa ikan laut, suplemen minyak ikan sering kali menjadi alternatif. Namun, Dr. Shirley Chi tetap lebih merekomendasikan konsumsi makanan utuh (real food).
"Nutrisi dalam makanan asli jauh lebih bioavailable (mudah diserap dan digunakan oleh tubuh) dibandingkan jika kita meminumnya dalam bentuk pil atau kapsul," tegas Dr. Chi.
Bagi mereka yang menerapkan pola makan vegan, suplemen berbasis nabati dapat menjadi pilihan alternatif untuk mendapatkan omega-3. Kendati demikian, Sofie Pavitt memberikan catatan penting bagi pemilik kulit rentan berjerawat (acne-prone skin).
Ia menyarankan untuk menghindari suplemen vegan yang berbahan dasar alga karena berpotensi memicu breakout. Sebagai gantinya, suplemen omega yang diekstrak dari minyak bunga matahari jauh lebih aman dan bersahabat untuk menjaga kulit tetap bersih dan bercahaya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....