Kesedihan Berkepanjangan Tingkatkan Risiko Gangguan Mental dan Kesehatan

  • 05 Jul 2026 17:36 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Kehilangan orang yang dicintai merupakan pengalaman yang dapat menimbulkan duka mendalam. Meski menjadi reaksi yang wajar, kesedihan yang berlangsung terlalu lama perlu dikelola dengan baik agar tidak berdampak pada kesehatan fisik maupun mental.

Dikutip dari Hellosehat.com,salah satu dampak yang sering muncul adalah perubahan perilaku. Seseorang yang sedang berduka cenderung menarik diri dari lingkungan, kehilangan minat beraktivitas, bahkan berisiko mencari pelarian melalui kebiasaan yang merugikan seperti konsumsi alkohol atau penyalahgunaan narkoba. Pada kondisi tertentu, duka yang tidak tertangani juga dapat meningkatkan risiko munculnya keinginan menyakiti diri.

Kesedihan berkepanjangan juga dapat memengaruhi kondisi fisik. Penurunan nafsu makan dan gangguan tidur membuat daya tahan tubuh melemah sehingga tubuh lebih rentan terserang berbagai penyakit. Kondisi tersebut dapat memperlambat proses pemulihan secara menyeluruh.

Selain itu, duka yang tidak segera diatasi dapat berkembang menjadi depresi. Gangguan ini ditandai dengan perasaan sedih yang menetap, hilangnya semangat menjalani aktivitas, serta menurunnya kemampuan menjalankan kehidupan sehari-hari. Karena itu, penting untuk mencari dukungan dari keluarga, sahabat, atau tenaga kesehatan apabila kesedihan mulai mengganggu fungsi dan kualitas hidup. Penanganan sejak dini dapat membantu proses pemulihan berlangsung lebih baik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....