Pentingnya Memilih Bahan Segar untuk Menghindari Penyakit akibat Makanan

  • 26 Jun 2026 15:49 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Memilih bahan makanan segar sangat penting untuk mencegah kontaminasi bakteri, virus, atau parasit yang menjadi penyebab utama keracunan dan penyakit akibat makanan (foodborne diseases). Menurut data WHO (World Health Organization), terdapat lebih dari 200 penyakit yang dapat menular melalui makanan yang terkontaminasi. Oleh karena itu, memastikan kesegaran bahan pangan sejak awal adalah langkah pencegahan paling krusial untuk melindungi kesehatan keluarga. [1, 2, 3, 4]

Mengapa Bahan Segar Lebih Aman

  • Rendah Risiko Mikroorganisme: Bahan segar memiliki populasi bakteri patogen (seperti Salmonella, E. coli, atau Listeria) yang jauh lebih rendah dibandingkan bahan yang sudah mulai membusuk. [1, 2]
  • Bebas Bahan Kimia Berbahaya: Memilih daging atau ikan segar menghindarkan Anda dari risiko penggunaan zat pengawet ilegal berbahaya seperti formalin. [1]
  • Nutrisi Optimal untuk Imunitas: Bahan segar kaya akan vitamin, mineral, dan senyawa bioaktif yang menjaga daya tahan tubuh untuk melawan infeksi. [1, 2]
  • Bebas Toksin Jamur: Bahan pangan segar yang disimpan dengan benar belum mengalami pertumbuhan kapang yang bisa menghasilkan mikotoksina (racun jamur). [5]

Cara Mengidentifikasi Bahan Makanan Segar

Untuk memastikan bahan yang Anda beli benar-benar aman, perhatikan ciri-ciri fisik berikut saat berbelanja:

1. Daging Sapi dan Ayam

  • Warna: Daging sapi harus berwarna merah segar (bukan cokelat/keabu-an); daging ayam berwarna putih kemerahan alami.
  • Tekstur: Kenyal, padat, dan langsung kembali ke bentuk semula saat ditekan.
  • Aroma: Memiliki aroma khas daging segar, tidak berbau asam, amis menyengat, atau busuk.

2. Ikan dan Seafood

  • Mata: Jernih, menonjol, dan cembung.
  • Insang: Berwarna merah darah dan bersih dari lendir berlebih.
  • Sisik & Kulit: Sisik melekat kuat, mengkilap, dan dagingnya terasa elastis.

3. Sayur dan Buah

  • Fisik: Daun tidak layu, tidak berlendir, tidak keriput, dan bebas dari bercak jamur.
  • Warna: Cerah alami sesuai jenisnya, tidak kusam atau berubah warna menjadi kecokelatan.

4. Kunci Menjaga Keamanan Pangan Setelah Membeli

Membeli bahan segar saja tidak cukup jika tidak diikuti dengan penanganan yang higienis. Kementerian Kesehatan RI dan organisasi kesehatan menganjurkan lima langkah berikut:
  1. Jaga Kebersihan: Cuci tangan dengan sabun sebelum mengolah makanan, serta bersihkan permukaan talenan dan pisau secara rutin.
  2. Pisahkan Bahan Mentah: Jangan mencampur daging mentah dengan sayuran atau makanan siap saji guna menghindari kontaminasi silang.
  3. Masak dengan Benar: Pastikan daging dan seafood dimasak hingga matang sempurna (suhu internal mencapai minimal 70°C) untuk membunuh sisa bakteri.
  4. Simpan di Suhu yang Tepat: Masukkan bahan segar atau makanan sisa ke dalam kulkas dengan suhu di bawah 5°C dalam waktu maksimal 2 jam setelah dibeli/dimasak.
  5. Gunakan Air Bersih: Selalu cuci bahan makanan mengunakan air bersih yang mengalir untuk meluruhkan kotoran dan residu pestisida.


google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....