Sektor Peternakan Melimpah, Ini Peran Strategis Dokter Hewan NTT

  • 17 Jun 2026 17:29 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID,Kupang - Sebagai salah satu wilayah dengan potensi peternakan terbesar di Indonesia, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menawarkan peluang karier yang sangat menjanjikan bagi para dokter hewan. Kebutuhan akan tenaga medis hewan terus meningkat seiring dengan pertumbuhan sektor ini.

Medik Veteriner Ahli Pertama pada Dinas Peternakan Provinsi NTT, drh. Maria Yasint C. Zeingo, mengungkapkan bahwa prospek kerja bagi lulusan kedokteran hewan di bumi Flobamora saat ini sangat baik.

"NTT merupakan salah satu daerah dengan potensi besar di sektor peternakan, terutama pada komoditas sapi, kambing, babi, dan unggas," ujar drh. Maria.

Menurutnya, perkembangan komoditas ternak yang pesat ini berbanding lurus dengan tingginya kebutuhan tenaga ahli yang mampu menjaga dan mengelola kesehatan hewan-hewan tersebut.

Lebih lanjut, drh. Maria menjelaskan bahwa peran dokter hewan di NTT tidak hanya terbatas pada mengobati hewan yang sakit, melainkan mencakup cakupan kerja yang jauh lebih luas dan strategis, antara lain:

  • Pelayanan & Pengendalian Penyakit: Melakukan pencegahan, diagnosis, dan penanganan penyakit menular pada ternak.
  • Manajemen Reproduksi: Membantu peternak dalam program pemuliaan dan peningkatan populasi ternak, seperti melalui Inseminasi Buatan (IB).
  • Pengawasan Lalu Lintas Hewan: Memastikan hewan yang keluar-masuk wilayah NTT bebas dari penyakit berbahaya.
  • Keamanan Pangan (Kesmavet): Menjamin produk pangan asal hewan (daging, susu, telur) yang dikonsumsi masyarakat aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH).

"Dokter hewan juga berperan penting dalam pendampingan peternak untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan usaha peternakan mereka," tambahnya.

Dengan luasnya cakupan kerja tersebut, sektor peternakan NTT yang kaya ini menjadi ladang pengabdian sekaligus ruang berkembang yang sangat terbuka bagi generasi muda yang ingin berkarier sebagai dokter hewan. (TT)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....