Sumba Timur Genjot Eliminasi Malaria, Sinergi Lintas Sektor Jadi Kunci

  • 23 Apr 2026 09:18 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang – Pemerintah Kabupaten Sumba Timur terus memperkuat berbagai strategi guna mengejar target eliminasi Malaria secara menyeluruh. Upaya ini dinilai penting untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, terutama di wilayah pesisir dan pedalaman yang masih menjadi kantong kasus.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Timur, Rambu Umbu Djima, dalam Wawancara Kupang Pagi Ini di RRI Kupang Kamis, 23 April 2026 menjelaskan bahwa penguatan sistem pelacakan kasus menjadi fokus utama. Hal ini bertujuan agar setiap penderita dapat segera terdeteksi dan mendapatkan penanganan medis sesuai standar yang berlaku.

“Pelacakan dini sangat penting agar kasus tidak meluas. Kami juga melakukan surveilans migrasi untuk memantau pergerakan penduduk yang berpotensi membawa kasus dari luar daerah,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Rambu Djima, distribusi kelambu berinsektisida terus digencarkan, khususnya di wilayah zona merah. Langkah ini dilakukan untuk melindungi masyarakat dari gigitan nyamuk Anopheles yang menjadi vektor utama penularan malaria. Pemerintah juga mendorong gerakan kebersihan lingkungan guna mengurangi tempat berkembang biaknya nyamuk.

Rambu Umbu Djima menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mendukung eliminasi malaria. Warga diminta segera melapor ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami gejala demam yang mencurigakan agar dapat dilakukan pemeriksaan laboratorium secara cepat.

“Kesadaran masyarakat untuk memeriksakan diri sangat krusial dalam membantu kami memetakan sebaran kasus secara akurat,” ujarnya.

Lebih lanjut, sinergi lintas sektor terus diperkuat dengan melibatkan TNI, Polri, serta tokoh agama dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Upaya ini dilakukan agar informasi terkait pencegahan malaria dapat menjangkau hingga ke wilayah terpencil.

Dari sisi dukungan, pemerintah daerah memastikan ketersediaan anggaran, obat-obatan, serta alat tes diagnostik tetap terjaga, terutama untuk mengantisipasi lonjakan kasus saat musim penghujan. Evaluasi program juga dilakukan secara berkala untuk memastikan efektivitas langkah-langkah yang telah dijalankan.

Dengan berbagai upaya tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumba Timur optimistis target eliminasi malaria dapat tercapai. Dukungan dan partisipasi masyarakat menjadi kunci utama dalam memutus rantai penularan penyakit ini secara berkelanjutan. (DB)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....