Mengenal "Heatstroke", Serangan Mematikan saat Cuaca Panas
- 26 Mei 2026 12:18 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Heatstroke dapat terjadi ketika tubuh terpapar suhu panas melebihi batas toleransinya dan gagal mendinginkan diri secara efektif. Paparan panas ini tidak hanya berasal dari cuaca atau terik matahari, tetapi juga bisa terjadi di lingkungan kerja bersuhu tinggi, seperti dapur restoran, pabrik, atau lokasi konstruksi.
Melansir dari laman Mayo Clinic, menjelaskan heatstroke adalah kondisi di mana suhu tubuh meningkat dan umumnya disebabkan oleh paparan udara panas dalam waktu yang lama atau karena aktivitas fisik tertentu. Kondisi ini akan membuat suhu tubuh meningkat hingga 40 derajat Celcius atau lebih tinggi.
Jika dibiarkan, kondisi ini bisa merusak otak, jantung, ginjal, dan otot. Kerusakan akan bertambah parah jika pengobatan tidak diberikan dengan segera sehingga meningkatkan risiko
Tanda-tanda seseorang mengalami heatstroke adalah sebagai berikut:
- Peningkatan suhu tubuh hingga suhu 40⁰C atau lebih
- Pusing atau Sakit kepala
- Kulit memerah dan mengering
- Tidak berkeringat walau suhu tubuh sedang tinggi
- Mual dan muntah
- Kelemahan otot dan kram
- Jantung berdebar kencang
- Perubahan perilaku, seperti kebingungan, linglung, gelisah, dan cepat marah
- Kejang
- Pingsan
Lalu, jika mengalami heatstroke seseorang harus segera ditangani karena serangan panas tersebut dapat berakibat fatal. Hal-hal yang harus dilakukan sebagai pertolongan mandiri adalah pindahkan ke tempat yang lebih teduh agar tidak terpapar sinar matahari secara langsung, kompres tubuh dengan air dingin untuk menurunkan suhu tubuh.
Pastikan untuk kompres di bagian leher, ketiak dan selangkangan karena titik-titik tersebut memiliki banyak pembuluh darah dan dapat membantu menurunkan suhu tubuh. Terakhir, jangan lupa untuk berikan hidrasi tubuh yang cukup dengan air mineral.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....