Dinkes Way Kanan Imbau Warga Cegah Penularan Hantavirus

  • 23 Mei 2026 14:50 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Way Kanan - Dinas Kesehatan Kabupaten Way Kanan meminta masyarakat mewaspadai penularan hantavirus. Pencegahan dilakukan dengan menjaga kebersihan dan menghindari kontak dengan tikus.

Kepala Dinas Kesehatan melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Way Kanan, Didy, mengatakan terdapat lima langkah pencegahan utama. Langkah tersebut penting diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kita diharapkan melakukan langkah pencegahan penularan hantavirus,” kata Didy, Kamis, 21 Mei 2026.

Langkah pertama dilakukan dengan menjaga kebersihan lingkungan secara rutin. Rumah, gudang, dan sekitar tempat tinggal harus rutin dibersihkan.

Selain itu, sampah perlu dibuang pada tempatnya agar tikus tidak berkembang biak. Lingkungan bersih dinilai mampu mengurangi risiko penularan virus.

Langkah kedua dilakukan dengan menutup akses masuk tikus ke rumah. Lubang dinding, pintu, dan ventilasi perlu ditutup rapat.

Masyarakat juga diminta menyimpan makanan dalam wadah tertutup. Menurut Didy, makanan terbuka dapat memancing tikus datang.

“Karena makanan sangat memancing tikus datang ke tempat kita,” ujarnya.

Langkah ketiga dilakukan dengan memakai alat pelindung diri saat membersihkan area kotor. Masyarakat dianjurkan menggunakan masker, sarung tangan, dan sepatu boot.

Langkah keempat dilakukan dengan membersihkan area berdebu menggunakan disinfektan terlebih dahulu. Area tersebut harus didiamkan selama 30 menit sebelum dibersihkan.

“Jangan langsung menyapu kering area yang kotor atau berdebu,” ucapnya.

Langkah kelima dilakukan dengan meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di alam terbuka. Masyarakat diminta tidak tidur di tanah dan tidak menyimpan makanan sembarangan.

Selain pencegahan, masyarakat juga diminta mengenali gejala hantavirus sejak dini. Gejalanya meliputi demam tinggi, sakit kepala, nyeri otot, mual, dan muntah.

Pada kondisi lanjut, penderita dapat mengalami batuk, diare, hingga sesak napas. Warga diminta segera ke fasilitas kesehatan bila mengalami gejala tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....