Penderita Diabetes Tinggi, Lions Club Beri Edukasi & Pemeriksaan Kesehatan Gratis

  • 18 Mei 2026 14:05 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan International Diabetes Federation (IDF) 2025, Indonesia tercatat ada sekitar 20,4 juta penderita diabetes melitus. Dari jumlah tersebut, 90% hingga 95% kasus didominasi oleh Diabetes Tipe 2 yang sangat erat kaitannya dengan gaya hidup dan obesitas.

Sementara angka prevalensi diabetes pada anak melonjak hingga 15,6%, dan diproyeksikan melonjak menjadi 28,6 juta orang pada tahun 2045-2050. Kondisi membuat posisi Indonesia secara global berada di peringkat ke-5 dengan penyandang diabetes terbanyak di dunia.

Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan, Perkumpulan Lions Indonesia Distrik 307 A1 menggelar kegiatan pemeriksaan diabetes gratis di kawasan SCBD Weekland, Jakarta, Minggu, 17 Mei 2026.

Ketua Komite Marketing Perkumpulan Lions Indonesia Distrik 307 A1, Tatyana Sutara mengatakan, kegiatan tersebut difokuskan pada edukasi kesehatan masyarakat, khususnya terkait diabetes yang kini menjadi salah satu penyakit dengan jumlah penderita cukup tinggi di Indonesia.

“Lions Club memang selalu fokus pada kesehatan masyarakat, dan kali ini perhatian kali ini tertuju pada diabetes. Kami ingin masyarakat lebih mengenal pentingnya pemeriksaan gula darah secara rutin,” ujar Tatyana dalam keterangan resminya.

Pemeriksaan kesehatan gratis yang dihadiri Gubernur Distrik 307 A1, Hastuti Boediwibowo Kresna. mendapat antusiasme tinggi dari pengunjung SCBD Weekland. Peserta yang datang berasal dari berbagai kalangan usia, mulai dari usia 20 tahun hingga lansia berusia 80 tahun.

“Kami melihat masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga kesehatan. Banyak juga lansia yang ikut memeriksakan gula darahnya hari ini,” katanya.

Selain layanan pemeriksaan kesehatan, Lions Club juga memanfaatkan kegiatan tersebut untuk memperkenalkan organisasi kemanusiaan yang telah hadir di lebih dari 200 negara itu kepada masyarakat luas.

Tatyana menjelaskan, pihaknya membuka kesempatan bagi siapa saja yang ingin bergabung dan terlibat dalam berbagai kegiatan sosial Lions Club.

“Siapa pun bisa bergabung selama memiliki semangat untuk berbagi dan membantu sesama. Kami berharap semakin banyak masyarakat, terutama generasi muda, yang ikut terlibat dalam kegiatan sosial seperti ini,” ucapnya.

Menurut Tatyana, kegiatan sosial di ruang publik dinilai efektif untuk memperluas awareness masyarakat terhadap Lions Club sekaligus membangun kepedulian sosial.

“Harapan kami, semakin sering hadir di tempat umum, semakin banyak masyarakat yang mengenal Lions Club dan tertarik ikut melakukan kebaikan bersama,” katanya.

Ia menambahkan, bergabung dengan Lions Club bukan hanya memperluas jaringan pertemanan, tetapi juga mendorong pola hidup sehat dan lingkungan sosial yang positif.

“Di Lions Club, kita bertemu banyak orang positif dari berbagai daerah bahkan dari seluruh dunia. Ini bukan hanya soal organisasi, tetapi juga tentang semangat berbagi dan hidup sehat bersama,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....