Picky Eater: Bukan Sekadar Pilih-pilih Makanan

  • 10 Mei 2026 08:11 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Picky eater adalah istilah untuk seseorang yang sangat pemilih dalam urusan makanan. Mereka biasanya hanya mau makan jenis makanan tertentu dan menolak mencoba makanan baru. Penolakan ini bisa disebabkan oleh rasa, aroma, warna, hingga tekstur makanan. Kondisi ini sering terjadi pada anak-anak, tetapi tidak sedikit juga orang dewasa yang mengalaminya.

Mengutip Mayo Clinic, menjadi picky eater sebenarnya cukup umum, terutama pada masa pertumbuhan anak. Pada usia tertentu, anak mulai mengenal preferensi pribadi dan ingin menentukan apa yang mereka sukai. Karena itu, mereka bisa tiba-tiba menolak sayur, buah, atau makanan yang sebelumnya pernah dimakan tanpa masalah. Lingkungan keluarga dan kebiasaan makan di rumah juga sangat memengaruhi perilaku ini.

Beberapa picky eater memiliki sensitivitas yang lebih tinggi terhadap rasa dan tekstur makanan. Ada yang tidak tahan dengan makanan lembek, terlalu berbau kuat, atau memiliki rasa pahit. Selain faktor fisik, kondisi emosional seperti stres dan kecemasan juga dapat memengaruhi pola makan seseorang. Pengalaman buruk terhadap makanan tertentu di masa lalu pun bisa membuat seseorang enggan mencobanya lagi.

Jika berlangsung terus-menerus, picky eating dapat menyebabkan asupan nutrisi menjadi tidak seimbang. Tubuh mungkin kekurangan vitamin, mineral, protein, atau serat yang penting untuk kesehatan. Pada anak-anak, hal ini dapat memengaruhi pertumbuhan dan daya tahan tubuh. Sementara pada orang dewasa, pola makan yang terlalu terbatas bisa menyebabkan tubuh mudah lelah dan kurang bertenaga.

Mengatasi picky eater membutuhkan kesabaran dan pendekatan yang tepat. Memperkenalkan makanan baru secara perlahan biasanya lebih efektif dibanding memaksa seseorang untuk makan. Mengombinasikan makanan favorit dengan makanan baru juga bisa membantu. Selain itu, suasana makan yang nyaman dan menyenangkan dapat membuat seseorang lebih terbuka mencoba berbagai jenis makanan.

Walaupun sering dianggap hal biasa, picky eating yang terlalu parah sebaiknya tidak diabaikan. Jika seseorang sampai menghindari banyak kelompok makanan atau mengalami gangguan kesehatan akibat pola makan terbatas, konsultasi dengan ahli gizi atau dokter bisa menjadi langkah terbaik. Dengan penanganan yang tepat, kebiasaan picky eater dapat perlahan diperbaiki sehingga pola makan menjadi lebih sehat dan seimbang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....