Rakerda PPNI Lombok Timur Digelar, Tekankan Pelayanan Humanis

  • 30 Apr 2026 18:25 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Timur - Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, menyampaikan apresiasi mendalam terhadap dedikasi para perawat saat menghadiri dan membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Lombok Timur yang digelar di Selong, Kamis, 30 April 2026. Kegiatan dirangkaikan dengan peringatan HUT ke-52 PPNI dan Halal Bihalal di Selong.

Dalam sambutannya, Bupati menilai usia 52 tahun merupakan usia yang matang dan istimewa bagi sebuah profesi.

"Kalau kita kembali ke Orde Baru, 52 tahun itu usia matang. Sekarang tahun 2026 usia harapan hidup kita 72 tahun, sementara usia perawat adalah 52 tahun. Usia profesional, usia yang sangat luar biasa,” ujarnya.

Ia juga mengutip Al-Qur'an Surah Al-Maidah ayat 32 yang menegaskan pentingnya peran perawat dalam menyelamatkan kehidupan manusia. Menurutnya, profesi perawat memiliki nilai kemanusiaan yang sangat tinggi.

“Hanya satu orang yang dirawat, sama artinya dia merawat seluruh manusia,” tambahnya.

Bupati turut menekankan pentingnya sikap ramah dalam pelayanan kesehatan. Ia menyebut senyuman tulus dari perawat dapat menjadi bagian dari proses penyembuhan pasien, karena itu, ia mendorong para perawat untuk terus memberikan pelayanan yang profesional dan penuh empati.

Pemerintah Daerah, lanjutnya, berkomitmen untuk melengkapi fasilitas kesehatan di Kabupaten Lombok Timur, baik dari sisi sarana prasarana maupun sumber daya manusia. Hal ini dilakukan agar masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan yang optimal tanpa harus dirujuk ke luar daerah.

“Jadilah manusia bermanfaat bagi manusia-manusia lainnya,” ucap Bupati menutup arahannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur yang juga Ketua DPD PPNI Lombok Timur, Lalu Aries Fahrozi, melaporkan bahwa jumlah anggota PPNI di daerah tersebut telah mencapai lebih dari 3.000 orang. Ini menjadikannya organisasi profesi terbesar kedua setelah PGRI.

Ia menyebutkan tiga fokus utama dalam Rakerda kali ini, yaitu peningkatan kompetensi perawat, kesejahteraan anggota, serta pengabdian kepada masyarakat. Ia juga mengakui masih adanya keluhan masyarakat terkait pelayanan kesehatan, namun pihaknya berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan.

Di sisi lain, Ketua DPW PPNI Provinsi NTB, H. Muhir, menyampaikan apresiasi atas kehadiran langsung Bupati dalam kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa program PPNI di daerah telah terintegrasi dengan program pemerintah dari pusat hingga tingkat dusun.

“Program ini nyambung, dari presiden turun ke gubernur, kabupaten, kecamatan hingga dusun. Kami terus mendukung program pemerintah daerah di bawah naungan Kabupaten Lombok Timur,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....