Diet IF Jadi Pilihan, Banyak yang Mulai Tertarik

  • 29 Apr 2026 12:50 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Diet Intermittent Fasting (IF) belakangan ini makin sering dibahas dan berseliweran di media sosial. Banyak orang mulai tertarik karena diet ini dianggap lebih simpel dibandingkan diet ketat yang aturannya ribet.

Berbeda dengan diet pada umumnya, diet IF lebih fokus ke pengaturan jam makan, bukan ke larangan jenis makanan tertentu. Pola yang paling sering dipakai adalah puasa 16 jam dan makan di jendela waktu 8 jam. Misalnya, makan pertama di jam 12.00 dan makan terakhir di jam 20.00, untuk pemula biasanya dari jam 09.00 pagi sampai 19.00 malam.

Cara ini bikin banyak orang tertarik karena tidak perlu terus-terusan hitung kalori. Selain itu, diet IF dinilai lebih fleksibel dan masih bisa disesuaikan dengan aktivitas sehari-hari.

Diet IF juga nggak cuma dikaitkan dengan penurunan berat badan. Beberapa orang percaya pola ini bisa membantu menjaga kadar gula darah dan memberi waktu istirahat buat sistem pencernaan.

Manfaat tersebut akhirnya bikin banyak orang pengen coba diet IF sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Apalagi untuk mereka yang punya jadwal padat dan susah ngatur waktu makan secara teratur.

Walaupun terlihat simpel, diet IF tetap nggak bisa dijalani asal-asalan. Asupan makanan tetap harus diperhatikan supaya kebutuhan nutrisi tubuh tetap terpenuhi.

Dilansir dari Halodoc.com, diet Intermittent Fasting aman dilakukan selama disesuaikan dengan kondisi tubuh dan tidak berlebihan saat waktu makan. Karena itu, sebelum mulai diet IF, masyarakat disarankan mencari informasi yang jelas atau berkonsultasi dengan tenaga kesehatan. (Selpi/UGJ Cirebon)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....