Si Kecil Mogok Makan Nasi? Coba 5 Karbohidrat Alternatif "Anti GTM" Ini!

  • 28 Apr 2026 09:28 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Menghadapi anak usia dini yang sedang berada di fase GTM seringkali membuat orang tua memutar otak. Nasi, yang selama ini menjadi sumber karbohidrat utama, tak jarang menjadi "musuh" bagi si kecil yang mulai merasa bosan atau ingin mengeksplorasi tekstur baru.

Namun, orang tua tidak perlu panik. Nutrisi karbohidrat tidak hanya datang dari butiran nasi putih. Berikut adalah alternatif sumber tenaga yang sering kali lebih menarik bagi lidah anak karena tekstur dan rasanya yang unik:

1. Kentang yang Lembut dan Serbaguna

Kentang adalah penyelamat utama saat GTM. Teksturnya yang lembut setelah dimasak sangat mudah dicerna. Agar lebih menarik, Anda bisa menyajikannya dalam bentuk mashed potato yang gurih dengan campuran susu dan keju, atau dipanggang menjadi wedges rumahan yang renyah namun tetap empuk di dalam.

2. Jagung Manis yang Menarik Mata

Warna kuning cerah pada jagung seringkali menarik perhatian anak-anak. Jagung kaya akan serat dan vitamin A. Anda bisa menyajikannya sebagai jagung pipil rebus, dicampur ke dalam bakwan sayur yang tidak pedas, atau dibuat menjadi bubur jagung manis yang lembut.

3. Ubi Jalar si Manis Kaya Gizi

Ubi jalar, terutama yang berwarna oren atau ungu, mengandung beta-karoten yang baik untuk kesehatan mata. Rasanya yang manis alami biasanya sangat disukai anak-anak. Coba kukus ubi lalu lumatkan, atau potong memanjang seperti stik gorengan sehat untuk melatih kemampuan menggenggam (finger food).

4. Pasta dengan Bentuk Menggemaskan

Kadang, anak hanya bosan dengan bentuk makanan. Pasta seperti macaroni, fusilli (spiral), atau farfalle (dasi kupu-kupu) bisa menjadi alternatif yang menyenangkan. Masaklah dengan sedikit mentega, keju, atau saus tomat segar buatan sendiri untuk meningkatkan nafsu makan mereka.

5. Oat (Gandum) yang Mengenyangkan

Jika si kecil menolak makan besar di siang hari, oatmeal bisa menjadi solusi. Campurkan gandum dengan potongan buah segar seperti pisang atau stroberi. Oat tidak hanya tinggi serat yang baik untuk pencernaan, tetapi juga memberikan rasa kenyang yang lebih lama.

Kunci menghadapi GTM adalah variasi. Jika anak menolak satu jenis sumber karbohidrat hari ini, jangan ragu untuk menawarkan jenis lain di hari berikutnya tanpa paksaan agar sesi makan tetap menjadi momen yang menyenangkan bagi si kecil.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....