Rutin Makan Alpukat Bantu Kendalikan Gula Darah

  • 06 Jul 2026 11:48 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Mengonsumsi alpukat setiap hari diduga dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil. Temuan tersebut berasal dari penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal Current Developments in Nutrition.

Hasil studi menunjukkan bahwa alpukat berpotensi menjadi bagian dari pola makan sehat, terutama bagi mereka yang ingin mengelola kadar gula darah secara lebih baik. Namun, manfaat tersebut tetap perlu didukung dengan pola hidup sehat secara keseluruhan.

Penelitian yang dikutip dari Antara merupakan analisis lanjutan dari Habitual Diet and Avocado Trial. Studi tersebut melibatkan 1.008 orang dewasa dengan lingkar pinggang berlebih yang diminta mengonsumsi satu buah alpukat besar atau sekitar 168 gram setiap hari selama enam bulan, tanpa mengubah pola makan maupun aktivitas fisik.

Selama masa penelitian, kelompok yang rutin mengonsumsi alpukat mengalami penurunan beban glikemik makanan rata-rata sebesar 13,7 poin dibandingkan peserta yang tidak mengonsumsi alpukat secara rutin.

Beban glikemik sendiri merupakan indikator yang menggambarkan seberapa besar suatu makanan memengaruhi peningkatan kadar gula darah dengan mempertimbangkan jenis dan jumlah karbohidrat yang dikandungnya. Pola makan dengan beban glikemik rendah diketahui berkaitan dengan kontrol gula darah yang lebih baik serta dapat membantu menurunkan risiko sejumlah penyakit kronis.

Peneliti juga menemukan bahwa peserta yang rutin mengonsumsi alpukat cenderung memiliki pola makan lebih sehat. Mereka mengonsumsi lebih banyak serat dan lemak tak jenuh, serta mengurangi asupan protein hewani dan karbohidrat.

Kandungan serat pada alpukat berperan memperlambat proses pencernaan dan penyerapan karbohidrat, sehingga lonjakan gula darah setelah makan dapat lebih terkendali.

Meski hasil penelitian ini cukup menjanjikan, para peneliti mengingatkan bahwa temuan tersebut masih memiliki sejumlah keterbatasan. Studi ini merupakan analisis lanjutan sehingga masih memerlukan penelitian tambahan untuk memastikan manfaatnya pada kelompok masyarakat yang lebih beragam.

Selain itu, seluruh peserta penelitian merupakan individu dengan obesitas sentral, sehingga hasilnya belum tentu berlaku bagi semua orang. Penelitian ini juga didanai oleh Avocado Nutrition Center, sehingga potensi bias tetap perlu menjadi pertimbangan dalam menafsirkan hasilnya.

Meski demikian, alpukat tetap dinilai sebagai salah satu pilihan makanan bergizi karena kaya akan serat, lemak sehat, vitamin, mineral, dan berbagai senyawa bioaktif yang mendukung kesehatan. Bagi penderita diabetes, alpukat sebaiknya dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan seimbang dan tidak menggantikan pengobatan yang telah dianjurkan oleh tenaga medis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....