Loka POM Belu Telusuri Produk Nestle di Malaka
- 30 Jan 2026 11:19 WIB
- Atambua
KBRN, Atambua: Loka Pom Kabupaten Belu respon cepat dengan melakukan penelusuran dan penarikan di Belu dan Malaka terhadap salah satu produk Nestle berupa susu formula Bayi yang mengandung Nutriessentials (S26) yang saat ini menjadi sorotan di pemberitaan berbagai media elektronik dan sosial media.
Jadi untuk penarikan saat ini badan POM sendiri juga sudah merilis penjelasan publik terkait penarikan produk formula bayi tersebut. Dan untuk penarikan sudah dilakukan oleh pihak Nestle karena produk tersebut di impor dari luar.
“Untuk saat ini dari pabrik sendiri sudah lakukan penarikan karena produk impor dan tidak diproduksi di Indonesia. Kata Ni Ketut Wuriandari, S.Farm.,Apt, Pengawas Farmasi dan Makanan Ahli Muda Kepada rri.co.id Jumat, 30 Januari 2026.
Lanjut, Ni Ketut Wuriandari, S.Farm.,Apt, kasus ini ditemukan adanya cemaran toksin dalam bahan baku. Sehingga tentunya Badan Pengawasan obat dan makanan juga melakukan penelusuran begitu ada informasi tersebut.
Dikatakan, dari hasil penelusuran di kabupaten Belu dan Malaka tidak di temukan oleh Loka Pom Belu adanya produk Nestle yang mengandung S26 karena telah dilakukan penarikan produk oleh pihak Nestle.
Terkait hal ini, bahwa Nestle sendiri telah melakukan penarikan di beberapa negara terkait adanya dugaan cemaran toksin. “Jadi ini susu formula untuk anak-anak yang diimpor ya dari luar dan itu indikasi ada cemaran toksin,” tuturnya.
Diakui Ni Ketut Wuriandari, S.Farm.,Apt hanya ada dua bed yang beredar di Indonesia yang diduga terkontaminasi, tapi setelah dilakukan penelusuran oleh badan POM dan di lakukan pengujian pada 2 bed ini tidak terdeteksi toksin yang dimaksud.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....